Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sejumlah Fasilitas Taman Ahmad Yani Medan Terkesan Tak Terawat

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Salah satu fasilitas Taman Ahmad Yani Medan yang tak terawat. (Foto: dok Ist)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sebagai salah satu taman kota yang banyak menyedot masyarakat untuk rekreasi dan berolahraga, Taman Ahmad Yani Kota Medan terkesan kurang mendapatkan perawatan.

Amatan wartawan, sejumlah fasilitas terutama fasilitas olahraga membutuhkan perhatian dan perbaikan. Selain itu, dari sisi luar taman, logo taman hurufnya sudah ada yang copot, sehingga hanya dibaca Taman Ahmad Yan (kurang huruf I).

Sedangkan di sisi area dalam taman, daun-daun gugur berserakan di sepanjang jalur olahraga. Tong-tong sampah yang disediakan beberapa di antaranya rusak, dan sampah-sampah sisa konsumsi pengunjung menumpuk berserakan.

"Kebersihannya sangat memprihatinkan, dari daun gugur sepertinya gak ada petugas yang rutin membersihkan, dan kesadaran pengunjung juga miris, ninggalin sampah-sampah plastik makanan di tempat duduk dan rumput taman," kata salah satu warga Anggi, Selasa (13/5/2025). 

Baca Juga: Besi Pembatas Pagar Taman Ahmad Yani Hilang, Wali Kota Medan Angkat Bicara

Tak hanya itu, fasilitas bermain anak juga banyak yang sudah rusak. Ada yang besinya sudah tidak utuh hingga ada yang sudah berkarat. 

"Kebersihan sih masalah utamanya, sama fasilitas bermain dan olahraga yang sudah rusak. Kebersihannya parah lah untuk taman, daun dan sampah berserakan, ya kesadaran warga juga kurang. Sampah-sampah ditinggali gak dibuang ke tempat sampah," kata Iwan warga Helvetia.

Baca Juga: Libur Panjang, Taman Beringin Menjadi Sasaran Warga Kota Medan untuk Rekreasi

Padahal kata Iwan, taman kota adalah pilihan alternatif warga untuk membawa keluarga rekreasi dan refreshing dari penat kerja. Selain tak jauh dari Helvetia, juga karena biaya yang gratis untuk masuk ke Taman Ahmad Yani. 

"Pengen saja ke taman bawa anak-anak, banyak pohon udara segar, dan taman bermainnya. Bisa rileks dan santai, biaya gratis hanya bayar parkir saja. Harapannya kebersihan dan fasilitas diperhatikan sama pemerintah," ungkapnya.

Di kawasan Taman Ahmad Yani, tambahnya, anak-anak juga bisa belajar mewarnai dan melukis di bawah pohon rindang. Beberapa pedagang keliling juga mengambil kesempatan cari omzet berjualan jajanan ringan kepada pengunjung Taman Ahmad Yani.

(Akb/Nusantaraterkini.co)