Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sekjen PBB Butuh Perubahan dan Reformasi, Desak Beberapa Hal

Editor :  Annisa
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres

Nusantaraterkini.co - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyoroti konflik yang melanda dunia saat ini. Beliau melihat kemarahan, kebencian, dan menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan perubahan dan reformasi pada beberapa hal.

Dalam Rapat Sidang Umum PBB pada Kamis, (8/2/2024), Guterres, dalam sambutannya menekankan dampak buruk dari sikap yang memecah belah dan konflik yang sedang berlangsung terhadap masyarakat sipil di seluruh dunia.

"Konflik mengerikan yang membunuh dan melukai warga sipil dalam jumlah yang sangat besar. Perang kata-kata. Perang wilayah. Perang budaya. Begitu banyak orang yang menjajakan matematika sesat yang mengatakan Anda melipatgandakan dukungan dengan memecah belah orang," ujarnya dalam pidato.

Baca Juga : Upacara Haru di Beirut, UNIFIL Kenang Pengorbanan Kopral TNI Rico Pramudia

Ia menegaskan pentingnya inisiatif global yang akan datang, khususnya pada Summit of Future pada September mendatang. Kemudian ia menguraikan bidang-bidang utama yang perlu direformasi.

Bidang tersebut termasuk reformasi Dewan Keamanan PBB, sistem keuangan internasional, dan keterlibatan pemuda dalam proses pengambilan keputusan.

Guterres pun menyerukan pembentukan Global Digital Compact agar memanfaatkan manfaat teknologi baru sekaligus memitigasi risiko terkait.

Baca Juga : Sekjen PBB Guterres Sambut Perpanjangan Gencatan Senjata Lebanon-Israel

"Anda adalah inti dari upaya penting ini. Dan perdamaian adalah inti dari semua yang kami lakukan," kata dia.

Ia juga mendesak tindakan kolektif untuk mengatasi tantangan global yang mendesak dan menegaskan kembali peran sentral perdamaian dalam semua upaya.

Hal ini mengingat, separuh umat manusia bersiap untuk berpartisipasi dalam pemilu tahun ini. Ia pun menggarisbawahi pentingnya mendorong dialog dan kerja sama untuk menghadapi tantangan bersama dan membangun masa depan yang lebih berkelanjutan bagi semua orang.

Baca Juga : Sekjen PBB Antonio Guterres Sampaikan Belasungkawa Atas Korban Bencana Indonesia, Sri Lanka, Thailand dan Malaysia

(Ann/Nusantaraterkini.co)

Sumber: CNNIndonesia.com