Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN — Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April kembali menjadi refleksi penting atas perjuangan perempuan dalam meraih kesetaraan, khususnya di bidang pendidikan.
Semangat yang diwariskan Raden Ajeng Kartini terus hidup hingga kini. Perempuan Indonesia dinilai semakin menunjukkan peran strategis di berbagai bidang, mulai dari akademisi hingga ruang publik.
Dekan Fisipol Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan, Dra Nursiah Hasibuan, M.AP, menegaskan bahwa perempuan masa kini harus berani mengejar pendidikan setinggi mungkin demi meraih cita-cita.
Baca Juga : Hari Kartini, KAI Sumut Hadirkan Nuansa Adat dan Layanan Ramah Perempuan
Menurutnya, saat ini sudah banyak sosok perempuan yang berhasil menjadi profesor, doktor, dan tenaga pendidik yang berkontribusi besar dalam dunia pendidikan.
“Jangan sampai perempuan tidak sekolah. Pendidikan adalah kunci untuk mencapai impian dan meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia juga menekankan bahwa peran perempuan tidak hanya penting di ruang publik, tetapi juga di dalam keluarga. Seorang ibu, kata dia, merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter dan pendidikan anak.
Baca Juga : Perjuangan RA Kartini Harus Terus Hidup untuk Jawab Tantangan Emansipasi di Masa Depan
“Ibu adalah pendidik pertama bagi anak. Maka penting bagi perempuan untuk terus belajar dan berkembang,” tambahnya.
Di tengah perkembangan zaman, perempuan juga dituntut untuk adaptif terhadap teknologi. Literasi digital dinilai menjadi hal yang wajib dimiliki, terutama dalam mendampingi dan mengawasi anak di era digital.
“Dulu mungkin tidak semua paham teknologi, sekarang harus bisa. Ini penting agar kita bisa membimbing anak-anak dengan baik,” jelasnya.
Baca Juga : UU PPRT Disahkan, Lestari Moerdijat: Langkah Nyata Emansipasi Perempuan
Nursiah juga mengajak seluruh perempuan untuk tetap konsisten berkarya, tidak mudah menyerah, dan terus berjuang menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Untuk perempuan hebat di mana pun berada, teruslah berkarya dan berdaya. Jadilah penopang keluarga sekaligus inspirasi bagi generasi berikutnya,” pungkasnya.
(Ron/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Hari Kartini, Kacab Medan Labuhan Tirtanadi: Perempuan Harus Berani Berkarya Tanpa Batas
