Sepakat dengan Gus Ipul, TKN: Jangan Pilih Pemimpin yang Didukung Abu Bakar Baasyir
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Ali Masykur Musa sepakat dengan pernyataan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul yang saat ini menjabat sebagai Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) soal jangan memilih pemimpin yang didukung Abu Bakar Ba'asyir.
Baca Juga : TKN Sebut Setelah Prabowo Ditetapkan Jadi Presiden Terpilih, Pasti Banyak Kejadian Politik
"Setiap orang menjatuhkan pilihan dan dukungan adalah hak warga negara. Tapi kalau teman-teman PBNU dan NU mayoritas yang ada di Indonesia dalam hal memilih itu harus sejalan dengan Pancasila, harus sejalan dengan Undang-undang Dasar (UUD) dan harus betul-betul menerima Bhineka Tunggal Ika serta NKRI itu adalah sebuah kewajiban," kata Ali seperti dikutip, Jumat (19/1/2024).
Baca Juga : MK Tolak Permohonan Kubu 01 dan 03, TKN Minta KPU Segera Mensahkan Prabowo Gibran Jadi Presiden dan Wapres
Ali mengatakan dalam kalangan NU mewajibkan melihat track record calon pemimpin serta tokoh-tokoh yang mendukung terkait komitmennya terhadap Pancasila. Hal itu untuk memastikan tokoh tersebut tidak pernah terlibat dalam aksi terorisme dan melakukan kekerasan atas nama agama yang tidak sejalan dengan Pancasila.
"Jadi dengan demikian khususnya saya dari keluarga besar Nahdlatul Ulama sangat happy, sangat pas kalau menjatuhkan pilihannya kepada pak Prabowo, mas Gibran," ujarnya.
Baca Juga : Pujakesuma Bersatu Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran untuk Rakyat
Ali menegaskan calon pemimpin didukung oleh tokoh yang bersebrangan dengan Pancasila tidak layak untuk dipilih menjadi pemimpin di Indonesia. Itu sebabnya, kata dia, Prabowo-Gibran meletakan visi pertama memperkokoh Pancasila sebagai komitmen untuk memimpin Indonesia.
Baca Juga : Misi Asta Cita, USU Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan
"Jadi dengan demikian setiap gerakan yang mengrongrong terhadap sistem kenegaraan kita yang berdasarkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD maka pasti pak Prabowo tidak mentolerir setiap gerakan seperti itu," terangnya.
"Karena itu kita bisa memahami dan terima kasih atas statmen dari PBNU yang menyatakan bahwa ia jangan memilih yang di situ ada tokoh-tokoh yang latar belakangnya memang tidak sejalan dengan Pancasila," pungkas Ali.
Sebelumnya, Gus Ipul meminta seluruh warga NU menggunakan hak pilihnya di Pilpres 2024 dengan memilih calon yang sesuai dengan kaidah NU. Dia meminta agar warga NU tidak memilih paslon yang didukung Abu Bakar Ba'asyir.
"Jangan kita mendukung pasangan yang didukung oleh orang-orang yang berseberangan dengan cara berpikirnya orang NU. Seperti calon yang didukung Abu Bakar Ba'asyir misalnya, apalagi ada Amien Rais-nya juga," terangnya pada Selasa lalu.
(HAM/nusantaraterkini.co)
