Nusantaraterkini.co, MEDAN – Seorang siswi kelas 3 sekolah dasar berinisial J (9) menjadi korban pencurian dengan kekerasan di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Dalam insiden tersebut, korban terseret sepeda motor pelaku sejauh kurang lebih 20 meter saat berupaya mempertahankan barang miliknya.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Iptu Agus Purnomo menyatakan pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku dan saat ini masih melakukan pengejaran.
“Laporan sudah kami terima dan pelaku sudah teridentifikasi. Kami mohon doa agar pelaku segera berhasil diamankan,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).
Baca Juga : Maling Seret Siswi SD 20 Meter di Medan Akhirnya Dibekuk Polisi
Meski demikian, polisi belum membeberkan identitas maupun inisial pelaku demi kepentingan penyelidikan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (10/1/2026), ketika korban baru pulang sekolah. Saat berada di dalam rumah, pelaku diduga masuk dan mengambil handphone milik korban.
Menyadari handphone-nya dicuri, J berusaha menghentikan pelaku yang hendak melarikan diri dengan sepeda motor. Korban memegang behel bagian belakang motor pelaku hingga akhirnya terseret di jalan.
Kesaksian Orang Tua Korban
Ayah korban, Darfan (52), mengungkapkan saat kejadian dirinya berniat menjemput anaknya di sekolah. Namun, setibanya di lokasi, J sudah lebih dulu pulang ke rumah, sementara ibunya sedang bekerja.
“Saya mau jemput dia di sekolah, tapi ternyata dia sudah pulang sendiri ke rumah,” kata Darfan saat ditemui di kediamannya, Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, saat kejadian anaknya sedang berada di kamar mandi. Korban sempat mengira suara pintu rumah yang terbuka adalah ayahnya.
“Begitu keluar, pelaku sudah mau kabur. Anak saya pegang bagian belakang motor, tapi pelaku terus tancap gas,” ujarnya.
Pelaku akhirnya melepaskan handphone milik korban karena panik dan takut menjadi sasaran amuk warga. Namun, pelaku tetap berhasil membawa kabur uang tunai Rp100 ribu.
Akibat kejadian tersebut, J mengalami luka lecet di kedua kakinya dan harus mendapatkan perawatan.
Darfan berharap polisi segera menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami sudah lapor ke polisi. Harapannya pelaku cepat ditangkap supaya tidak ada korban lain,” pungkasnya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
