Soal Usulan Debat Capres-cawapres Berbahasa Inggris, Begini Tanggapan KPU
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Umum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari menanggapi usulan debat capres-cawapres menggunakan Bahasa Inggris.
Baca Juga : Urgensi Kepastian Waktu, KPU Ingatkan Dampak Revisi UU Pemilu terhadap Tahapan 2029
“Kalau mau jawab pakai Bahasa Inggris juga boleh, tapi rakyat kita kan Bahasa Indonesia,” kata Hasyim di Gedung KPU Pusat, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2023).
Baca Juga : Sekjen dan 5 Komisioner KPU Disanksi Peringatan Keras terkait Private Jet
Hasyim juga menerangkan ketika masing-masing capres-cawapres naik ke atas panggung untuk berdebat, ia akan didampingi oleh masing-masing pasangannya.
“Didampingi, kalau yang bicara capres ya cawapres ikut mendampingi, kalau yang bicara cawapres, capresnya mendampingi, tapi yang bicara sebagaimana kesempatannya capres-cawapres kan sudah ada,” tambahnya.
Baca Juga : Komisi II DPR Minta Presiden Segera Kirim Surpres Pengganti Hasyim Asy'ari
Kemudian Hasyim menyebutkan terkait diskusi sesama paslon saat berdebat itu kembali pada capres-cawapres masing-masing.
Baca Juga : Soal Pergantian Ketua KPU Hasyim Asy'ari, DPR Belum Terima Supres dari Jokowi
“Beliau berdiskusi atau tidak kan urusan capres-cawapres, intinya saat debat capres ya capres yang bicara, saat debat cawapres ya cawapres,” tegasnya.
Sebelumnya, debat menggunakan bahasa Inggris dikemukakan oleh Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatra Barat, Andre Rosiade. Menurutnya, capres-cawapres perlu menguasai bahasa Inggris untuk keperluan pergaulan internasional.
Baca Juga : Lugas, Pasangan Ondim-Tiorita Unggul di Debat Kedua, Layak Pimpin Kabupaten Langkat
Hal ini juga pernah ditekankan oleh Sekretaris TKN Prabowo-Gibran Nusron Wahid bahwa paslonnya siap untuk berdebat Bahasa Inggris jika KPU menginginkan.
Baca Juga : Debat Kedua Pilkada Palas, Sekelompok Pendukung Teriak “Pargabus”
“Bahkan andai KPU menentukan demi kepentingan diplomasi internasional. Misal debat antara Cak Imin, Mas Gibran, dan Pak Mahfud dengan bahasa Inggris dan tanpa bawa teks-pun, kita siap. Tapi kami tidak mengusulkan itu," kata Nusron dalam keterangan tertulis, Senin (4/12/2023).
(mr6/nusantaraterkini.co)
