nusantaraterkini.co, ROKAN HULU – Aksi kejahatan jalanan nyaris merenggut nyawa seorang sopir travel berinisial YZ alias Ucok (21). Ia ditikam oleh dua orang pria yang awalnya menyamar sebagai penumpang di Jalan Lingkar Rokan Timur-Air Panas, Desa Rokan Timur, Kecamatan Rokan IV Koto, Selasa (2/9/2025) malam.
Beruntung, nyawa Ucok terselamatkan. Meski sempat dijerat lehernya dengan tali tas dan ditusuk berkali-kali, ia berhasil meloloskan diri dan meminta pertolongan warga.
Kapolsek Rokan IV Koto, AKP Yohanes, bersama tim Reskrim langsung turun tangan. Hanya dalam waktu dua hari, satu dari dua pelaku berhasil dibekuk.
Baca Juga : Tim Elang Musi Ringkus Pengedar Sabu Beserta 16 Paket Barang Bukti
“Pelaku berinisial IA (35) kami tangkap di persembunyiannya di Desa Sibiruang, Kecamatan XIII Koto Kampar. Saat ini, rekan pelaku masih dalam pengejaran,” ungkap Kapolres Rohul, AKBP Emil Eka Putra, Jumat (5/9/2025).
Kasus ini bermula ketika Ucok menerima telepon dari dua pria yang berpura-pura hendak menyewa mobilnya untuk perjalanan dari Pekanbaru menuju Tapian Nauli, Sumatera Utara.
Ucok menjemput keduanya di Tambang, Kabupaten Kampar. Satu orang duduk di kursi depan, satu lagi di belakang. Perjalanan berlangsung normal hingga keduanya minta mampir ke Desa Lubuk Bendahara dengan alasan menjemput kerabat.
Baca Juga : Tim Gabungan Polres Ogan Ilir Ringkus Tiga Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Tanjung Raja
Namun, saat melintasi jembatan Desa Rokan Timur, keduanya kembali meminta berhenti. Salah seorang pelaku mengaku hendak muntah. Saat itulah rencana jahat mereka dijalankan.
Dari kaca spion, Ucok sempat melihat kedua pelaku berbisik serius. Tak lama kemudian, pelaku di kursi belakang menjerat lehernya sambil berteriak, “Mati kau! Tusuk dia, tusuk dia!”
Pelaku yang duduk di depan langsung menikam. Tusukan pertama meleset, tetapi tusukan berikutnya mengenai bagian perut Ucok. Beruntung, luka itu tidak fatal.
Baca Juga : Sopir Nyambi jadi Pengedar Diringkus, Pelaku Coba Hilangkan Barang Bukti dengan Buang Narkoba ke Kloset
Dalam kondisi panik, Ucok berusaha sekuat tenaga melepaskan jeratan tali, keluar dari mobil, dan lari menyelamatkan diri. Jeritannya membuat warga sekitar keluar rumah, sementara kedua pelaku kabur.
Ucok kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Atas laporan itu, polisi berhasil menangkap satu pelaku dan kini sudah mendekam di sel tahanan. Polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang identitasnya sudah dikantongi.
“Tidak akan berhenti sampai pelaku kedua tertangkap. Kasus ini prioritas karena menyangkut keselamatan masyarakat pengguna jasa travel,” tegas Kapolsek Yohanes.
Baca Juga : Jelang Nataru, Belasan Driver di Padangsidimpuan Dilakukan Tes Urine
(Dra/nusantaraterkini.co)
