Nusantaraterkini.co, JEPARA-Pertandingan sarat gengsi yang mempertemukan dua tim klasik Jawa Tengah, Persijap melawan Persis, berakhir tanpa pemenang pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (5/3/2026). Kedua tim harus puas berbagi satu poin setelah skor kacamata 0-0 bertahan hingga peluit panjang ditiup oleh wasit Putra.
Meskipun bermain di hadapan publik sendiri yang memadati stadion berkapasitas 20.000 penonton tersebut, Laskar Kalinyamat gagal mengonversi dominasi emosional menjadi gol kemenangan yang sangat dinantikan oleh para suporter setianya.
Baca Juga : Super League: Persijap Jepara Permalukan Persita di Tangerang, Tiga Gol Tanpa Balas
Sejak awal babak pertama, intensitas pertandingan sudah terlihat cukup tinggi, meskipun kedua tim nampak sangat berhati-hati dalam membangun serangan agar tidak kecolongan.
Persis sebenarnya tampil sedikit lebih dominan dalam penguasaan bola dengan torehan 53 persen berbanding 47 persen milik tuan rumah. Laskar Sambernyawa juga tercatat lebih agresif dalam melepaskan percobaan dengan total 9 tembakan sepanjang laga. Namun, efektivitas menjadi persoalan besar bagi tim tamu karena tidak ada satu pun dari tembakan tersebut yang benar-benar tepat sasaran ke gawang Persijap yang dikawal sangat rapat oleh barisan pertahanan lawan.
Baca Juga : Jadwal Super League dan Championship Hari Ini: Ambisi Menembus Papan Atas dan Misi Menjauh dari Zona Merah
Kerasnya tensi pertandingan mulai memuncak pada babak kedua, di mana wasit terpaksa mengeluarkan sejumlah kartu untuk meredam emosi para pemain yang kian memanas. Persijap harus menerima kenyataan pahit ketika Tiri diusir ke luar lapangan pada menit ke-78 setelah sebelumnya sempat mendapatkan kartu kuning pada menit ke-50.
Baca Juga : Persija Jakarta Libas Persis Solo Empat Gol Tanpa Balas
Kehilangan satu pemain kunci membuat strategi pelatih berubah total menjadi lebih bertahan demi mengamankan poin di sisa waktu pertandingan yang sangat krusial. Tekanan dari tim tamu semakin meningkat seiring dengan berkurangnya jumlah pemain di kubu tuan rumah.
Di sisi lain, Persis berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan memasukkan tenaga baru seperti Kamara dan Jauhari untuk menambah daya gedor. Namun, penyelesaian akhir yang buruk tetap menjadi momok bagi tim tamu malam itu. Bahkan, beberapa kartu kuning juga harus diterima pemain mereka seperti Nico akibat pelanggaran taktis untuk memutus serangan balik cepat.
Baca Juga : Super League : Brace Gabriel Silva Bawa Singo Edan Amankan Poin Penuh di Kanjuruhan
Pada masa tambahan waktu yang dramatis, tensi kembali memuncak hingga memaksa wasit merogoh kartu kuning kembali untuk Gomez dan Carlos dari kubu Persijap yang berusaha keras mempertahankan area pertahanan mereka dari gempuran lawan.
Baca Juga : Super League: Arema FC Gilas PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas di Kanjuruhan
Hasil imbang ini memberikan rasa kecewa sekaligus kelegaan bagi kedua belah pihak yang bertanding. Bagi Persijap, kegagalan meraih kemenangan di kandang sendiri meski mencatatkan satu tembakan tepat sasaran menjadi catatan evaluasi penting bagi lini serang mereka ke depannya. Sementara bagi Persis, kegagalan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan dominasi penguasaan bola merupakan kerugian besar dalam persaingan posisi klasemen.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
