Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Survei Indikator: Prabowo-Gibran Unggul 39,7 Persen

Editor :  Redaksi
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Deklarasi Prabowo-Gibran. (Sumber foto: instagram @prabowo).

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei yang dilakukan per 27 Oktober hingga 1 November 2023.

Survei ini dirilis oleh Indikator Politik Indonesia pada, Minggu (12/11/2023). Adapun populasi survei seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam Pemilu yakni berumur 17 tahun.

Sedangkan penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 orang. Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional dengan margin of eror kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Baca Juga : KDM Tempel Prabowo tapi Belum Kepikiran Nyapres 2029

"Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih," kata Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Buhanuddin Muhtadi.

Alhasil, pasangan Prabowo-Gibran unggul dengan perolehan suara sebesar 39,7 persen jika Pilpres digelar hari ini. Menyusul di posisi kedua Ganjar-Mahfud dengan perolehan suara sebesar 30 persen sedangkan Anies-Muhaimin menjadi juru kunci dengan suara 24,4 persen.

"Kalau melihat tren ada peningkatan terhadap elektabilitas secara top of mind buat Prabowo Subianto. Sementara tren simulasi top of mind Ganjar Pranowo cenderung turun dari 26,5 persen menjadi 22,1 persen," terang Buhanuddin.

Baca Juga : Gibran Dongkrak Elektabilitas hingga Berpeluang Menang Satu Putaran

Buhanuddin mengatakan pihaknya juga menyurvei perolehan tiga nama capres tanpa pasangan cawapres. Hasilnya, Prabowo tetap mengungguli perolehan suara.

"Simulasi tiga nama capres tanpa cawapres, Prabowo Subianto 40,6 persen, Ganjar Pranowo 27,8 persen dan Anies Baswedan 23,7 persen," pungkasnya