nusantaraterkini.co, MEDAN - Tidak adanya respon Polsek Medan Tembung terkait laporan warga soal tawuran membuat Lembaga Pemerhati Kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri Watch) angkat bicara.
Melalui Direktur Pengawasan Polri Watch, T Sofy Anwar SH, didampingi Direktur Pengaduan Masyarakat, Rayyanda Fitra Surbakti, S.H., M.H, mereka mendesak Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, segera mencopot Kapolsek Medan Tembung, Kompol Johnson Managara Sitompul.
"Kapolseknya tidak tanggap atau tidak peduli dengan laporan warga terkait adanya tawuran, yang kerap terjadi seperti di kawasan Perumnas Mandala, Deli Serdang," kata Sofy yang akrab disapa Yopi, Minggu (5/1/2025).
Baca Juga : 7 Personel Dipatsus, Polri Watch: Langkah Polrestabes Medan Sudah Tepat Dikasus Budianto Sitepu
Menurut Sofy yang juga selaku Sekretaris Perkumpulan Jurnalis Media Independen (JMI) Sumatera Utara, seharusnya Kapolsek Medan Tembung langsung tanggap dengan adanya laporan dari warga Belibis terhadap aksi tawuran tersebut, dan segera bertindak dengan mengerahkan anggotanya untuk turun langsung kelapangan dan berkordinasi dengan warga.
Bila diperlukan personil kepolisian disiagakan untuk melakukan patroli atau razia bagi anak-anak yang berkumpul pada jam-jam malam.
Sofy juga mengakui dan langsung turun serta mendengar keluhan dari warga Rajawali 1 dan 2, saat membuka posko Satgas bekerjasama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kenangan bersama dengan elemen tokoh masyarakat, tokoh Pemuda Pancasila Perumnas Mandala serta Tokoh Agama pada Kamis malam (2/1/2025) lalu.
"Usai terjadi aksi tawuran pada malam pergantian tahun, Kamis dinihari, dan berlanjut pada Jumat dinihari dan Sabtu dinihari, terjadi tawuran di jalan Rajawali dan Simpang Garuda Perumnas Mandala," terangnya.
"Menurut informasi dari warga, aksi tawuran remaja tersebut kerap terjadi pada jam 2 sampai jam 5 dinihari yang terjadi di jalan Rajawali 1 dan Rajawali 2 Simpang Garuda Perumnas Mandala," sambungnya.
Akibat dari aksi tawuran remaja, kata Sofy, pedagang maupun masyarakat sekitarnya resah dan tidak sedikit dari seng rumah warga yang rusak, batu-batu berserakan di jalan. Di samping itu, ada jatuh korban akibat aksi tawuran tersebut.
Sofy berharap agar Kapolsek Medan Tembung segera tanggap dan mengerahkan anggotanya untuk patroli gabungan pada jam-jam malam dan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku-pelaku tawuran maupun tindakan kejahatan lainnya, karena sudah sangat meresahkan warga, di kawasan Perumnas Mandala.
(Dra/nusantaraterkini.co).
