Nusantaraterkini.co, MEDAN - Tensi debat Pemilihan Gubernur Sumatera Utara antara pasangan Muhammad Bobby Afif Nasution-Surya dan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala memanas, Rabu (30/10/2024) malam.
Namun, bukan di atas panggung, melainkan tensi justru memanas di arena para pendukung.
Baca Juga : Lugas, Pasangan Ondim-Tiorita Unggul di Debat Kedua, Layak Pimpin Kabupaten Langkat
Sejak awal debat dibuka, kedua pendukung terus meneriakkan yel-yel dukungan kedua pasangan calon. Bahkan tidak jarang, kedua kubu pendukung saling sindir.
Baca Juga : Debat Kedua Pilkada Palas, Sekelompok Pendukung Teriak “Pargabus”
Aksi saling sindir itu bahkan sampai terjadi ketika debat para calon sedang berlangsung.
Akibatnya, membuat jalan debat kurang kondusif. Jika digambarkan, saat pasangan Edy-Hasan berbicara, saat yang bersamaan, pendukung Bobby-Surya menyahuti atau menimpali omongan, bahkan bersorak. Begitu juga sebaliknya.
Baca Juga : Ini Alasan Bobby Nasution tak Hadiri Penetapan Dirinya sebagai Calon Gubernur Sumut Terpilih
Dan saat itu, keduanya memliki cara yang berbeda dalam menyikapi suara riuh tersebut. Edy Rahmayadi memilih untuk melanjutkan argumennya ditengah riuh suara itu.
Baca Juga : KPU Sumut Tetapkan Paslon Terpilih Pilgub Sumut Tanpa Kehadiran Paslon
Sementara Bobby, sempat terdiam beberapa saat ketika kesempatan dirinya berbicara ditimpali oleh para pendukung Edy-Hasan.
Kondisi tersebut berlangsung selama proses hingga akhir debat. Walaupun pembawa acara debat sudah berulang kali memberikan peringatan, namun hal itu justru tak diindahkan oleh kedua pendukung calon dan wakil calon gubernur Sumut.
Baca Juga : Surat Soal Sekolah Rakyat tak Direspons, Ini Kata Guru Mis Tahfidzul Quran Darun Najah
“Pada saat pasangan calon berbicara, saya harap semuanya kondusif,” ucap pembawa acara, mencoba mengingatkan.
Baca Juga : Garuda Muda Siap Tempur, Inilah Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di ASEAN U-19 Bank SUMUT Championship 2026
Diketahui, tensi juga meninggi ketika para calon gubernur dan wakil gubernur meninggalkan lokasi debat.
Pertanyaan dalam debat perdana ini disusun oleh sejumlah panelis. Mereka yakni;
1. Dr. Nispul Khair, M.Ag,
2. Dr. Hatta Ridho, MSP,
3. Dadang Darmawan Pasaribu, S.Sos., M.Si.
4. Prof. Dr. Hisarma Saragih, M.Hum,
5. Dr. Mahmul Siregar, S.H., M.Hum,
6. Dr. Moammar Andar Roemare Siregar, M.D,
7. Prof. Dr. Hasan Sazali, M.A,
8. Prof. Dr. Mujahiddin, S.Sos, MSP dan,
9. Dr. Zakaria Siregar, S.Sos., MSP.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
