Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Terdambak Banjir, Powerfit Ulurkan Tangan ke MAN 2 Langkat

Editor :  Akbar
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Founder Powerfit Indonesia Martina Tience Kelyombar (Hijab Putih) saat foto bersama dengan masyarakat yang mengungsi di MAN 2, Langkat, Senin (8/12/2025).(Dokumentasi Powerfit Indonesia)

Nusantaraterkini.co, LANGKAT - Powerfit memberikan uluran tangan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam banjir. Kali ini, Powerfit memberikan bantuan kepada sekolah MAN 2 yang berada di Kabupaten Langkat.

Founder Powerfit Indonesia Martina Tience Kelyombar kepada nusantaraterkini.co mengatakan pihaknya terus mengulurkan tangan kepada masyarakat terdampak bencana alam seperti banjir dan longsor.

“Bantuan yang kita berikan memang tidak bisa membuat mereka senang, paling tidak bisa mengurangi sedikit kesusahan dari saudara kita yang terdampak,” katanya, Senin (8/12/2025).

Baca Juga : Powerfit Berbagi, Tience: Lelahku Tak Sebanding dengan Tangismu

Baca Juga : Powerfit Club Medan Tantang Turunkan Berat Badan 21 Hari, Hadiah Jutaan Rupiah

Wanita yang akrab disapa Tience ini menyatakan bantuan yang diberikan Powerfit ini berupa, beras, telur, Indomie, air mineral dan pakaian layak pakai. “Ini satu bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Hanya sekadar untuk meringankan beban mereka,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya memberikan bantuan di MAN 2 dikarenakan ada masyarakat yang mengungsi ke sekolah tersebut. Bantuan yang diberikan oleh Powerfit, kata Tience, langsung diberikan kepada pihak sekolah.

Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 2 Langkat Lenna R Pohan mengucapkan terimakasih atas uluran tangan dan bantuan yang diberikan Powerfit Indonesia. “Bantuan ini sangat berarti karena bisa meringankan beban daripada masyarakat yang terdampak bencana banjir,” katanya.

Baca Juga : Dafa Tak Menyangka Bisa Bawa Pulang Motor di Acara Powerfit Indonesia

Baca Juga : Terima Penghargaan Rekor MURI, Founder Powerfit Indonesia Ucapkan Terimakasih Kepada Allah SWT

Ia mengaku saat kali pertama bencana banjir melanda Kabupaten Langkat, ada sekitar 750 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi di MAN 2. Sekarang, katanya, ada sekitar 150 KK yang masih bertahan. “600 KK sudah pulang ke rumah mereka dan ada yang membenahi rumah mereka karena terendam banjir,” ujarnya.

Mengenai berapa lama masyarakat mengungsi di MAN 2, Lenna R Pohan mengaku sudah ada 11 hari masyarakat mengungsi di sekolah ini. Saat kejadian bencana, akunya, masyarakat yang mengungsi berada di lantai II gedung, mengingat banjir yang melanda menggenangi lantai I gedung MAN 2, Langkat.

(Akb/nusantaraterkini.co)