Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Terkait Antrean di SPBU Natal, Kapolres Madina: Sudah Ditertibkan

Reporter :  Muhammad Reza
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Antrian truk-truk di SPBU Natal yang dilaporkan oleh warga Desa Panggautan, Sabtu (17/1/2026).(foto:Reza/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.coMADINA - Kapolres Madina, AKBP Bagus Apriandy, memastikan bahwa jajarannya melalui Polsek Natal telah melakukan intervensi langsung untuk membubarkan barisan puluhan mobil yang diduga menggunakan tangki rakitan demi menimbun BBM bersubsidi. Tindakan tegas ini diambil setelah warga melaporkan adanya aktivitas ilegal yang telah berlangsung cukup lama dan mengganggu ketertiban umum di Desa Panggautan.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Madina, AKBP Bagus Apriandy, SIK MSi menjawab konfirmasi wartawan, Minggu (18/12/2026).

Baca Juga : Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG Sumut Aman, Masyarakat Diminta Beli BBM Secukupnya

Kapolres Madina yang juga merupakan mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tersebut pun mengucapkan terima kasih atas informasi yang disampaikan wartawan kepadanya.

“Terima kasih infonya, kami cek TKP. Sudah ditertibkan oleh Polsek Natal. Kemarin Sabtu tanggal 17 Januari 2026 pukul 20.00 WIB dan hari ini Minggu tanggal 18 Januari Pukul 09.30 WIB," jawabnya singkat.

Sebelumnya, mengenai antrian panjang puluhan mobil yang diduga kuat tangkinya telah dimodifikasi ini ternyata sudah berlangsung lama di SPBU Natal yang letaknya di desa Panggautan. Dan anehnya, kegiatan yang meresahkan ini walaupun telah berlangsung lama, ternyata tidak ada mendapat perhatian khusus dari Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.

Karena, selain mengganggu lalulintas pengendara, antrian puluhan mobil juga memakan sebagian bahu jalan dan minyak subsidi yang seharusnya dinikmati yang hak, diduga kuat menjadi tidak tepat sasaran sebab diperuntukkan buat kegiatan ilegal.

Baca Juga : Cerita Driver Ojek yang Terdampak Gangguan Pasokan BBM: Terpaksa Matikan Aplikasi Lantaran Tak Dapat Bensin

Atas hal ini, warga Natal berharap agar Polres Madina melakukan penertiban, agar pemanfaatan BBM bersubsidi ini tepat sasaran kepada yang hak. 

(Mra/Nusantaraterkini.co)