Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Terkait Korupsi Proyek Jalan di Sumut, Pakar: KPK Harus dan Wajib Periksa Bobby Nasution

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar, Abdul Fickar Hadjar. (Foto: dok Cakrwala)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menegaskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus wajib memeriksa Bobby Nasution untuk dimintai keterangannya atas tersangka kasus korupsi proyek jalan di Dinas PUPR Sumatera Utara (Sumut) Topan Ginting.

Abdul Fickar bilang hal ini bisa menjadi pintu masuk KPK untuk mengorek keterangan dari menantu Presiden ke-7 Jokowi karena dia punya kapasitas sebagai Gubernur Sumut yang pasti punya wewenangan dan kuasa penuh atas segala proyek yang ada di Sumut termasuk proyek jalan sedang disidik Lembaga anti rasuah ini.

"Ya harus dan wajib (Bobby diperiksa) karena setiap poyek negara yang dilakukan Pemprov hingga Pemda pasti ada cawe-cawe," katanya kepada wartawan, Rabu (2/7/2025).

BACA JUGA: KPK Tahan Kadis PUPR Sumut, Bobby Nasution: Proyek Jalan Tetap Dilanjutkan

Karena itu, Abdul Fickar menegaskan, keterangan dari Bobby Nasution harus didengar dan ditelaah apalagi jika sampai Kadis PUPR sudah jadi tersangka itu sambal bernyanyi macam-macam.

"Bahkan tidak mustahil juga dia bisa saja ikut campur dalam penunjukkan rekanan. Karena itu sebagai Gubernur Sumut wajib didengar keterangannya," tegas Abdul Fickar.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan siap diperiksa apabila terima aliran dana dari kasus Korupsi Pembangunan Jalan di Sumut yang dilakukan oleh Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut.

“Namanya juga proses hukum, kita bersedia saja. Kalau ada aliran uang, kita di Pemprov baik itu bawahan, atasan yang ada aliran dananya wajib memberikan keterangan,” katanya.

Ia pun menampik perihal apakah ada aliran dana ke dirinya. Ia hanya menjawab sedikit dengan nada pelan. “Dilihat aja nanti,” kata menantu Jokowi itu.

Mengenai apakah proyek jalan tersebut akan mandek atau tetap berjalan? Orang nomor satu di Provinsi Sumut ini menyatakan proyek harus dilanjutkan.

“Itu bukan karena seseorang pekerjanya bisa batal, apalagi saya dengar juga, jalan itu belum dimulai, pekerjaannya juga, pemenangnya juga belum ditetapkan,” ujarnya.

BACA JUGA: Bobby Nasution: Ini Kali Ketiga OPD jadi Tersangka di KPK

Maka dari itu, lebih gampang untuk memulainya kembali.

Perihal dirinya turut serta melihat kondisi jalan yang menjerat Kadis PUPR ditangkap KPK, Bobby Nasution mengaku jujur. Dirinya baru tahu kalau yang bersangkutan atau pengusahanya ikut tertangkap KPK.

“Saya ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi jalan di mana yang selama ini saya hanya mendapat foto saja,” akunya.

Alasannya ia datang dan turut melihat langsung mengingat jalan yang akan diperbaiki panjang dan menggunakan anggaran yang tidak sedikit.

(cw1/nusantaraterkini.co)