Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tertibkan PKL di Simpang Limun, Pemko Medan Kedepankan Pendekatan Humanis demi Estetika Kota ​

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengambil langkah tegas namun humanis dalam menata kawasan Pasar Simpang Limun dan Jalan M Nawi Harahap, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (22/1/2026). (Foto:Diskominfo Medan)

Nusantaraterkini.coMEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengambil langkah tegas namun humanis dalam menata kawasan Pasar Simpang Limun dan Jalan M Nawi Harahap, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (22/1/2026). Penertiban yang menyasar pedagang kaki lima (PKL) di atas parit dan badan jalan ini dilakukan untuk mengatasi kemacetan parah dan tumpukan sampah yang selama ini mengganggu estetika serta kenyamanan warga pengguna jalan.

​Operasi yang dimulai dengan apel gabungan bersama unsur TNI-Polri dan Dinas Perhubungan pada pukul 04.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Plt Camat Medan Amplas, Fernanda. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk memastikan fungsi fasilitas umum kembali pada peruntukannya, mengingat banyaknya lapak permanen maupun semi-permanen yang menutup saluran drainase dan memicu kekumuhan di salah satu titik tersibuk di Kota Medan tersebut.

Baca Juga : Gelar Dagangan di Trotoar Jalan, Sejumlah Pedagang Ditertibkan Satpol PP Pemalang

​Meskipun bertujuan menegakkan aturan, petugas di lapangan terlihat mengedepankan komunikasi persuasif dengan meminta para pedagang mengemasi barang dagangan mereka secara mandiri. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap aspek sosial ekonomi warga, sembari tetap memberikan batasan tegas terhadap pelanggaran yang sudah tidak dapat ditoleransi.

​Kabid Penegakkan Perundang-undangan Daerah Satpol PP, Albena Boang Manalu, yang mewakili Kasat Pol PP Muhammad Yunus, menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi di Balai Kota terkait permasalahan krusial perkotaan. Ia menegaskan bahwa penertiban tidak akan berhenti pada hari ini saja, melainkan akan terus dipantau secara berkala untuk menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan pedagang.

​"Upaya persuasif tetap menjadi prioritas, namun penegakan aturan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Terhadap pedagang yang dinilai sudah tidak dapat lagi ditoleransi karena tetap melanggar, petugas terpaksa melakukan penyitaan terhadap barang dagangannya," ujar Albena Boang Manalu dalam keterangannya saat memantau jalannya penertiban di lapangan.

Baca Juga : Patroli Gabungan Ditlantas Polda Sumut Tertibkan Parkir Liar dan PKL di Badan Jalan

Pemko Medan berharap melalui penataan yang konsisten ini, kawasan Simpang Limun dapat kembali tertata rapi dan bersih. Dengan hilangnya lapak-lapak di atas trotoar dan parit, diharapkan aliran air saat hujan tidak lagi tersumbat dan arus lalu lintas di kawasan Medan Amplas maupun Medan Kota dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan dari aktivitas jual beli yang melanggar aturan.

(Emn/Nusantaraterkini.co)