Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tewas Ditembak OTK, Hendra Tarigan Jalani Otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan

Editor :  hendra
Reporter :  Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Keluarga korban saat tengah berada di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Medan, Selasa, (26/8/2025). (Foto: Muhammad Alfi/nusantaraterkini.co)

nusantaraterkini.co, MEDAN - Hendra Tarigan (52) menjadi korban penembakan di Kawasan Jalan Sumbekan II, Desa Lau Gedeng, Suka Makmur, Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Peristiwa ini bermula, saat saksi bernama Usup Surbakti dan Heberanto Ginting, melihat korban tergeletak di lantai dengan kondisi telah meninggal dunia, pada Senin (25/8/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan temuan tersebut, kedua saksi pun melaporkannya kepada keluarga korban. Dan saat itu juga keluarga pun langsung membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara II Medan untuk dilakukan otopsi.

Baca Juga : Pelaku Pencabulan di Badiri Tertangkap, Modus Awal Hendak Mencuri

Sementara itu, Alfan Tarigan, salah seorang anak korban yang ditemui nusantaraterkini.co saat sedang menunggu di ruang kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara II Medan membenarkan peristiwa yang menewaskan ayahnya tersebut.

"Saat kejadian saya tidak tahu karena waktu itu saya di Berastagi, saya hanya dapat kabar bahwa ayah sudah meninggal dunia, saat ini saya belum sempat melihat jenazah ayah," ujarnya, Selasa (26/8/2025).

Selain itu, Alfan juga mengungkapkan jika pelaku merupakan orang biasa, diduga ayahnya ditembak menggunakan senapan angin.

Baca Juga : 2 Istri Prajurit jadi Korban Longsor di Adian Koting, Dandim 0210/TU: Keluarga Besar TNI Berduka

"Pelakunya ini kami duga orang biasa bang, dan dia nembak ayah saya pakai senapan angin," ungkapnya.

Saat ini pihak keluarga telah membuat laporan kepolisian di Polrestabes Medan dengan Nomor LP/B/2932/VIII/2025/SPKT/ POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Pelaku Penembak Pedagang Ikan Hingga Tewas Dibekuk Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan