Nusantaraterkini.co, RIYADH-Pertandingan fase grup Piala Asia AFC U-23 yang mempertemukan Thailand U-23 melawan RRC (Tiongkok) U-23 di Stadion Klub Al-Shabab, Riyadh, berakhir tanpa gol. Meskipun kedua tim tampil agresif sepanjang 90 menit laga yang berlangsung, Rabu (14/1/2026) tersebut, papan skor tetap menunjukkan angka 0-0 hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini memaksa kedua tim untuk puas berbagi satu poin dalam persaingan ketat di kancah Asia.
Laga berjalan dengan intensitas tinggi sejak awal, ditandai dengan kedisiplinan wasit dalam mengeluarkan kartu kuning. Tim Tiongkok terlihat bermain lebih keras pada babak pertama, di mana tiga pemain mereka, yakni Yang Haoyu (13'), Iminqari M. (27'), dan Hu H. (29'), harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran yang dilakukan.
Baca Juga : Drama Menit Akhir di Riyadh: Australia U-23 Tumbangkan Irak U-23 Lewat Kebangkitan Dramatis
Thailand sendiri mendapatkan kartu kuning pertama melalui J. Wasungnoen pada menit ke-60, disusul oleh S. Boonlha di penghujung laga pada menit ke-89. Ketatnya pertahanan kedua tim membuat peluang-peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.
Secara statistik, Thailand sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 61 persen dibandingkan Tiongkok yang hanya mencatatkan 39 persen. "Gajah Perang Muda" juga unggul tipis dalam jumlah tembakan dengan total 12 upaya, sementara Tiongkok melepaskan 11 tembakan.
Dari sisi efektivitas peluang, angka Expected Goals (xG) menunjukkan Thailand sedikit lebih mengancam dengan nilai 0.48 berbanding 0.39 milik Tiongkok. Dominasi penguasaan bola Thailand ini sayangnya tidak cukup kuat untuk menembus lini belakang Tiongkok yang bermain sangat rapat.
Kedua pelatih mencoba melakukan penyegaran di babak kedua melalui serangkaian pergantian pemain. Tiongkok langsung memasukkan Zhang A. dan Li Zhenquan di awal paruh kedua, sementara Thailand melakukan pergantian pertamanya pada menit ke-46 dengan memasukkan P. Baukhai. Hingga menit-menit akhir, termasuk tambahan waktu di mana Zhang A. dari Tiongkok turut mendapatkan kartu kuning (90+2'), kebuntuan tetap tidak terpecahkan.
Skor kacamata ini menjadi cerminan betapa sengitnya pertarungan di lini tengah tanpa adanya penyelesaian akhir yang mematikan dari kedua belah pihak.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
