Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

TKN Prabowo-Gibran: Peringkat Satu dalam Survei Lebih Mudah Capai Satu Putaran

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran Hasan Nasbi dalam acara Nongkri Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Indonesia Maju di Jakarta Selatan, Senin (18/12/2023). (Foto: Nanda Prayoga)

TKN Prabowo-Gibran: Peringkat Satu dalam Survei Lebih Mudah Capai Satu Putaran

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN)  Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Hasan Nasbi, mengatakan semua Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden memang bisa berpeluang untuk menang dalam satu putaran.

Baca Juga : Survei Populasi, 59 Ekor Macan Tutul Salju Tercatat di Huangnan Qinghai

Tetapi, dia menyebutkan, hanya yang peringkat tertinggi dalam survei yang akan lebih mudah (berpeluang) untuk mencapai kemenangan tersebut (satu putaran).

Baca Juga : Bukan dari APBD, Biaya Survei Gubernur Sumut ke Proyek Jalan Sipiongot Paluta Didanai Oleh Pengusaha

“Intinya kita sama-sama pengen satu putaran, nah apakah satu putaran ini kemudian punya justifikasi, punya rasionalisasi untuk bisa? Ya bisa. Tapi tentu yang peringkat dua dan tiga lebih susah untuk mencapai satu putaran dibandingkan yang surveinya peringkat satu,” ungkapnya pada acara Nongkri Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Indonesia Maju di Jakarta Selatan, Senin (18/12/2023).

Hasan menjelaskan, bahwa dalam rata-rata survei, Prabowo-Gibran selalu unggul dibanding paslon lain yang kemudian membuat peluangnya untuk menang dalam satu putaran lebih besar daripada paslon lain.

Baca Juga : Pujakesuma Bersatu Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran untuk Rakyat

“Kalau misalnya kita sekarang berdasarkan survei terakhir rata-rata itukan 45 sama 46 persen, Indikator, LSI itu 45 persen, Populi Center itu 46 persen, yang lain (paslon lain) 20an, tentu secara probabilitas yang 45-46 persen lebih mungkin mendapatkan satu putaran dibandingkan dengan angkanya yang masih dua puluhan persen,” jelasnya.

Baca Juga : Misi Asta Cita, USU Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan

Hasan kemudian menjelaskan, dalam survei Kompas di mana angka Prabowo-Gibran lebih kecil dibandingkan survei-survei sebelumnya, namun, hal itu tak membuat paslon lain juga lebih besar peluang untuk menang dalam satu putaran.

“Apalagi kalau pakai survei kompas, tapi kalau kita mau fair tentu yang 39 persen lebih dekat ke satu putaran dibandingkan yang 15 sama 16 persen,” terangnya.

Baca Juga : Resmi: Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH dan Hasan Nasbi jadi Penasihat Khusus

Hasan menerangkan, jarak suara antara Prabowo-Gibran dengan paslon lain juga memungkinkan kemenangan satu putaran dari Prabowo-Gibran.

Baca Juga : PCO Perlu Aktivis Pemikir

“Kan kira-kira jaraknya itu 18 sampai 24 persen jarak antara nomor satu dengan nomor dua, jadi mungkin sekali kalau misalnya satu putaran,” tuturnya.

“Apakah mereka punya justifikasi untuk menang satu putaran? klaimnya ada tapi menurut saya secara objektif tidak ada,” tandasnya.

(mr6/nusantaraterkini.co)