Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

UMKM Didorong Dukung Program Makan Bergizi Gratis Prabowo

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Misbahkun. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mendorong usaha mikro, kecil, dan koperasi (UMKM) naik kelas dengan menjadi mitra pemerintah.

Misbakhun berpendapat para pelaku UMKM berpeluang menjadi pendukung program makan bergizi gratis Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga : Kepala BGN Siapkan Program MBG untuk 3 Wilayah di Papua

"Saat ini program Presiden Prabowo adalah makan siang gratis. Menurut saya, ini akan menarik ke depannya dalam pengadaan barang dan jasa," katanya, Sabtu (30/11/2024).

Baca Juga : Kepala BGN: Pendanaan Program MBG Tetap pakai APBN!

Politikus Golkar ini pun mendorong para pelaku UMKM khusunya di Kota Pasuruan mempersiapkan diri untuk ambil bagian dalam program andalan pemerintah tersebut. Dia meyakini kuliner khas Pasuruan bisa masuk dalam menu untuk program makan siang gratis.

"Jadi, bapak dan ibu harus siapkan (menu) mengingat Pasuruan ini terkenal dengan kulinernya, harus memenuhi standar gizi," imbuhnya.

Baca Juga : Kenaikan Plastik, UMKM di Medan Berupaya tak Naikkan Harga Jual

Lebih lanjut, Misbakhun juga mengingatkan para pelaku UMKM yang berminat menjadi mitra pemerintah segera mempelajari prosedurnya. Politikus asal Pasuruan itu menegaskan prosedur ataupun seluk-beluk untuk menjadi pemasok barang dan jasa bagi pemerintah tersebut bisa dipelajari dari LKPP.

Baca Juga : Rest Area di Jalur Tol Trans Sumatera Buka Ruang Pengembangan Pasar UMKM

"Oleh karena itu, bapak dan ibu jika ingin menjadi supplier (pemasok) bagi pemerintah, sosialisasi LKPP ini sangat penting," kata legislator dapil Jatim ini.

"Pengadaan barang dan jasa harus sesuai dengan prosedur. Jadi, tidak sembarangan karena segala sesuatu harus ada pertanggungjawaban dan transparansinya. Oleh karena itu dengan adanya LKPP ini, semua memiliki kesempatan yang sama dalam proses pengadaan barang dan jasa," tandasnya.

Baca Juga : Cegah Korupsi, Gus Ipul Usul Pengadaan Barang dan Jasa Program Sekolah Rakyat Dialihkan ke Lembaga Lain

(cw1/Nusantaraterkini.co)