Akibat perampokan ini, korban mengalami kerugian satu unit sepeda motor jenis Vario. Korban juga telah membuat laporan ke Polsek Delitua.
"Saya dirampok pada Rabu (7/9/2024) pagi sekitar jam lima pagi," kata Banu ketika dihubungi NusantaraTerkini.co lewat selular.
Ia mengatakan saat itu, korban naik sepeda motor hendak pulang ke rumahnya di kawasan Jalan Jamin Ginting Medan.
Baca Juga : Binjai Siaga! Berantas Kejahatan Jalanan, Kapolres Binjai Bentuk Tim Khusus Anti Begal
"Ketika lewat di depan Asrama Haji, saat itulah datang empat orang pelaku begal," ungkap Banu.
Pelaku lalu menodongkan klewang ke arah korban. Khawatir keselamatannya terancam, korban pun tak bisa berbuat banyak ketika pelaku melarikan sepeda motornya.
"Saya sudah membuat laporan ke Polsek Delitua, pada Kamis (5/9/2024) kemarin," ungkapnya.
Baca Juga : Polisi Gugur saat Gagalkan Begal di Lampung, Habiburokhman Sampaikan Duka Mendalam
Laporan ini tertuang dalam nomor LP/B/616/IX/2024/SPKT/POLSEK DELITUA tanggal 5 september.
"Saya harap ini agar keamanan dapat terjaga apalagi saat ini sedang ada event nasional dan kondisi begal ini sudah meresahkan pemuka agama," tukasnya.
Baca Juga : Kasus Pemukulan Bro Ron, Polisi Gerak Cepat Tangkap Dua Pelaku
