Nusantaraterkini.co, HANOI - Majelis Nasional Vietnam meloloskan undang-undang (UU) kependudukan baru yang memperkenalkan serangkaian kebijakan untuk mendorong angka kelahiran dan mempertahankan level fertilitas di tingkat penggantian (replacement-level), demikian dilansir harian lokal Vietnam, Tuoi Tre, pada Rabu (10/12/2025).
Baca Juga : Indonesia Sambut Kelahiran Bayi Panda Raksasa Bernama Satrio di Taman Safari Bogor
Di bawah UU baru tersebut, perempuan berhak mendapatkan cuti melahirkan selama tujuh bulan untuk kelahiran anak kedua mereka, satu bulan lebih lama dari kebijakan saat ini.
Sementara itu, orang tua laki-laki akan diberikan cuti ayah (paternity leave) selama 10 hari kerja.
Baca Juga : Yunani Hadapi Penurunan Demografi akibat Rendahnya Angka Kelahiran dan Peningkatan Lansia
UU itu juga mengatur pemberian dukungan finansial bagi perempuan yang memiliki dua anak sebelum usia 35 tahun, serta memprioritaskan rumah tangga dengan dua anak biologis atau lebih dalam mengakses perumahan sosial untuk dibeli atau disewa.
UU tersebut rencananya akan mulai diberlakukan pada 1 Juli 2026.
Sumber: Xinhua
