Nusantaraterkini.co, Jakarta - Fenomena serial Bidaah di media sosial berhasil mengangkatnya jadi serial paling populer di Viu. Kesuksesan ini tak lepas dari tangan kreatif netizen Indonesia yang membantu 'promo' mereka.
BACA: Jadwal Bioskop Trans TV 4 Mei – 11 Mei 2025 Paling Seru Minggu ini
Hal ini diakui langsung oleh penulis skenario Bidaah, Erma Fatima, kala ditemui detikPop baru-baru ini di kawasan Senayan City, Jakarta Pusat.
Baca Juga : Drama Serial Bidaah Tayang di Trana TV Mulai 2 Juni setiap Senin-Jumat pukul 20.00 WIB.
Di Malaysia tidak se-viral Indonesia. Dari segi bagaimana orang Indonesia mencintai Walid itu.
"Mereka tidak bisa terima Walid. Dan mereka juga tidak membuat parodi-parodi seperti itu. Di Malaysia lebih terkenal dengan permasalahan menjatuhkan ulama kontroversinya," terangnya.
BACA: Kisah Nyata! Seorang TKW Asal Jawa Timur 48 Jam dalam Peti Es Masih Hidup dan Tersenyum Manis
Baca Juga : Bidaah Series Drama Islami dari Malaysia Sedang Viral Tayang di Trans TV
"Dia lebih viral karena dianggap sebuah sinetron yang menjatuhkan ulama. Jadi dia tidak mengangkat karakternya Walid seperti itu. Berarti mereka penerimaannya tidak se-flexible Indonesia," tambahnya.
Eirma pun mengaku sedikit heran bagaimana serial tersebut bisa mendapatkan respon berbeda di Indonesia. Ia pun merasa jika ini memang sudah jalan dari Tuhan dan tidak pernah menyangka-nyangka akan pencapaian tersebut.
"Ya, benar. Apabila saya melihat keadaan fenomena di Indonesia ini, saya agak syok ya. Jadi ternyata... Jadi ternyata meskipun kita serumpun ya, namun kita mempunyai persepsi yang berbeda. Malahan kesukaan parodi-parodi yang dibuat oleh anak-anak di Indonesia ini yang sebenarnya salah satu faktor yang menyebabkan serial itu makin boom," papar wanita berusia 57 tahun tersebut.
Baca Juga : Sinopsis Bidaah Drama Serial Malaysia yang Viral di Media Sosial Plus Link Nontonnya
Sejak tayang Bidaah sukses besar-bahkan pecah rekor views.
Dilaporkan oleh Viu Malaysia, serial ini udah ditonton lebih dari 2,5 miliar kali per 6 April 2025. Angka itu melonjak drastis cuma dalam tiga hari karena tiga episode terakhirnya dirilis 5 April.
Drama ini pun jadi nomor satu di Viu Malaysia dan Indonesia.
Baca Juga : Penempatan tak Sesuai, Agen Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut
Buat Erma, Bidaah bukan drama asal viral. Ia percaya cerita yang kuat bisa jadi alat untuk menyadarkan masyarakat.
"Saya ingin melakukan sesuatu yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat," tuturnya.
(wiwin/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Millennial Swimming 2026 Digelar, Bupati Janji Biayai Atlet ke Malaysia
