Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Viral Polisi Tilang Motor Polisi, Ini Penjelasan Kapolsek Medan Timur

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Bagus Kurniawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tangkapan layar cuplikan momen seorang anggota Polantas Polrestabes Medan adu argumen dengan personel Polsek Medan Timur karena sepeda motor ditilang. (Foto: dok ist)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sebuah video di media sosial menampilkan adanya seorang anggota polisi lalulintas (Polantas) tengah menilang sepeda motor anggota polisi di Jalan Irian Barat, Kecamatan Medan Timur, tak jauh dari Mako Polsek Medan Timur.

Dalam video, di antara kedua personel tersebut terlibat saling adu argumen, namun Polantas Polrestabes Medan tersebut tetap memberikan penindakan terhadap motor yang belakangan diketahui milik anggota Polsek Medan Timur.

Informasi diperoleh, peristiwa ini terjadi pada Selasa (15/7/2025), sekitar pukul 10.30 WIB. Sebelum melakukan penilangan, personel Polantas tersebut sedang melaksanakan patroli Roda Dua di depan Rumah Sakit Murni teguh.

BACA JUGA: Hari Pertama Operasi Patuh Toba 2025, Polda Sumut Tindak 1.423 Pelanggar Lalu Lintas

Di situ, petugas menemukan adanya pengendara yang mengendarai sepeda motor melawan arah dan tidak menggunakan helm sehingga dia memberhentikan kendaraan tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata pengemudi bernama Aldi tidak memiliki SIM dan hanya memiliki STNK dengan berplat nomor BK 2333 FY, sehingga atas pelanggaran tersebut petugas memberikan sanksi tilang.

Namun tak lama berselang, datang seorang personel Medan Timur, Aipda Dedi Simangunsong yang mengaku sebagai pemilik kendaraan yang telah ditilang itu. Setelah itu, keduanya terlibat adu mulut dan kemudian videonya viral.

Kapolsek Medan Timur Kompol Agus M Butar-Butar yang dikonfirmasi wartawan menjelaskan, awalnya personel Polsek menyuruh seorang pria untuk membelikan nasi.

BACA JUGA: Viral Oknum Polisi Minta Uang Pengganti Tilang, Kapolrestabes Medan: Sudah di Patsus

"Pria tersebut merupakan warga sipil, dan ia pergi membawa sepeda motor personel," ucapnya, Jumat (18/7/2025).

Ia menyebutkan bahwa mereka tidak ada ikatan saudara dan hanya kenal begitu saja. Agus pun membantah narasi yang beredar, karena kejadian ini menurutnya bukan polisi menilang polisi.

"Sudah ada helm namun tidak dipakai, namun ketemu polantas ya tetap ditilang. Ini bukan polisi tilang polisi tapi tetaplah dilakukan penilangan karena adanya pelanggaran yang dilakukan. Dan awalnya sepeda motor tersebut mau dibawa, namun personel itu datang membawa surat dan akhirnya STNK yang ditilang sebagai barang bukti," pungkasnya.

(Cw2/Nusantaraterkini.co)