Nusantaraterkini.co, MEDAN - Wakapolrestabes Medan, AKBP Anhar Arlia Rangkuti menyambangi kediaman keluarga dan orang tua korban penikaman 3 anak di di Jalan Rel Dusun XIII, Gang Dahlia 7, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Selasa (10/12/2024) siang.
Dalam kunjungannya, Anhar menyampaikan belasungkawa mewakili Kapolrestabes Medan atas kejadian nahas yang menimpa ketiga anak malang tersebut.
“Yang pertama kami dari Polrestabes Medan ingin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini,” kata Anhar.
Baca Juga : Kapolrestabes Medan Lantik Wakapolrestabes dan Sertijabkan Kabag SDM, Kasi Propam hingga Kapolsek
Selain itu, dukungan kepada keluarga perlu diberikan mengingat kejadian tersebut merupakan sebuah kejadian besar yang menghilangkan nyawa anak-anak tak berdosa.
“Paling utama adalah kita memberikan support kepada keluarga, karena kita semua punya keluarga. Ini adalah kejadian yang luar biasa. Dari pak Kapolrestabes memastikan untuk dijenguk dan menyampaikan kepastian hukum yang ada dapat kita laksanakan sebaik-baiknya,” jelasnya.
Terkait tersangka, yakni Rudi Sihaloho (41) yang merupakan tetangga depan rumah korban, Anhar mengatakan saat ini masih menjalani pemeriksaan secara mendalam.
Baca Juga : Besok Kombes Gidion Pimpin Sertijab Wakapolrestabes Medan dan Empat Kapolsek Jajaran
“Untuk tersangka, RS (41) sudah kami amankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan,” kata dia.
Anhar mengungkapkan, terkait kondisi mental pelaku hal itu tentu harus ada proses secara medis.
“Mohon berikan kami waktu, sehingga apa yang disampaikan itu terfaktakan sesuai dengan rekam medis, kejiwaan maupun nanti psikisnya,” pintanya.
Baca Juga : Pelaku Penikaman 3 Bocah di Deliserdang Serahkan Diri ke Polsek
Anhar menambahkan, kejadian tersebut dipicu karena pelaku emosi terhadap orang tua dan para korban yakni DS (1,5), OS (4) dan NS (6).
“Menurut informasi awal, motif dari pelaku (RS) karena sakit hati. Tapi akan kami buktikan lagi dari hasil pemeriksaan dan keterangan para saksi, akan terus kami dalami,” pungkasnya.
Sementara itu, ayah korban Rinaldi Simarmata (29) berharap adanya keadilan terhadap kasus yang menimpa ketiga anaknya.
"Saya harap pak, berikan keadilan atas tindakan dia (tersangka) buat kami yang dia lakukan secara kejam melakukan pembunuhan berencana," katanya lirih.
Kendati begitu, Rinaldi mengaku tidak dendam terhadap pelaku dan menyerahkan hukum yang berlaku kepada kepolisian.
"Aku nggak akan dendam sama dia pak, aku sudah ikhlas. Karena kalau pun balas dendam, anak ku nggak hidup yang dua itu," ujarnya.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
