Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Enik Ermawati, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Bupati Samosir Vandiko, Bupati Taput mencanangkan Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Waterfront Pangururan sekaligus melaunching Visit Samosir Years 2025-2026.
Pencanangan ditandai dengan pemukulan Gondang (Gendang) dan Pelepasan Burung Merpati di Water Front Pangururan, Minggu (4/5/2025).
Baca Juga: Lomba Lari Ultra Trail Du Mont Blanc akan Digelar Oktober 2025 di Samosir
Gerakan wisata bersih merupakan suatu langkah kolaboratif untuk menjaga dan menciptakan lokasi wisata yang bersih dan asri, unggul dan berdaya saing tinggi dan menciptakan kesadaran menjaga lingkungan yang bersih.
Guna mendukung Visit Samosir Years 2025-2026, Pemkab Samosir meluncurkan aplikasi Samosir Tourism. Aplikasi ini dapat didownload di Play Store sebagai panduan untuk mengetahui pariwisata yang didukung beragam fitur.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengatakan kekayaan alam dan budaya yang sungguh indah, saat ini berkembang dan bertumbuh pesat sehinga touris banyak berlibur ke Samsoir dan didukung dengan melaunchingkan Aplikasi visit Samosir.
"Pemkab Samosir melaunching aplikasi Samosir Tourism, bisa didownload bagi pengguna Android dan kami juga akan terus berbenah untuk bisa memberikan kemudahan agar wisatawan dapat mengakses fasilitas dan mempermudah pengunjung mendapatkan informasi," ucapnya.
Menurut Vandiko hal ini bisa terjadi dikarenakan hubungan yang kuat dan sinergitas dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten bersama dengan seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat.
"Pariwisata di Kabupaten Samosir saat ini terus berkembang, hal ini bisa dilihat dari bentuk sinergitas yang telah terjadi yaitu bagaimana pemerintah pusat dan provinsi serta Kabupaten senantiasa bersinergi melakukan percepatan pembangunan khusus juga untuk menunjang pariwisata di Kabupaten Samosir," tambahnya.
Sebagai salah satu destinasi terbaik di Asia, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengakui Kabupaten Samosir memberi kebanggaan bagi Sumatera Utara.
"Hal ini membuat bangga kami semua, membuat bangga warga Sumatera Utara khususnya membuat bangga warga Samosir bangga," tuturnya.
Kehadiran Wamen diharapkan membawa keberkahan melalui kebijakan dukungan dan semangat baru dalam bidang pariwisata.
"Hari ini ibu Wamen membawa semangat, datang ke kita jauh-jauh dari Jakarta bakal membuat gerakan membentuk karakter yang peduli dengan kebersihan, maka mari kita mulai dari kita sendiri," ujarnya.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati yang sering disapa Ni Luh Puspita mengaku kagum dengan keindahan Samosir yang dikelilingi Danau Toba.
"Kunjungan ini kedua kalinya, kemarin di akhir tahun saya datang ke sini juga dalam penyelenggaraan Aqua bike, jadi saya selalu merasa seperti pulang kampung, rasanya kalau ke sini nih senang sekali, mendapat keramahtamahan masyarakat dan alamnya," ucapnya.
Sejak mendarat, kata Wamen ia banyak melihat karya tenun masyarakat yang luar biasa, kain-kain yang indah. Melihat hal ini, Wamen memandang wisata tenun harus didorong sehingga menjadi Wastra Nusantara.
"Dengan Wastra Nusantara nantinya, kita akan mengajak orang-orang untuk datang berwisata melihat kekayaan wastra Indonesia salah satunya adalah tenun khas Samosir, tenun dari Sumatera Utara ini," ucap Wamen.
Baca Juga: Event Opera Batak Melestarikan Kearifan Lokal dan Ajak Anak Muda Menjaga Budaya
Melalui Gerakan Wisata Bersih ini, Ni Luh Puspita ingin mengembalikan semangat gotong-royong yang telah lama dianut bangsa Indonesia.
"Saya sudah melihat bagaimana desa wisata itu tumbuh, masyarakatnya punya kesadaran wisata yang luar biasa berkat kerjasama dari Mitra strategis kami salah satunya adalah PT Astra yang sudah memayungi, mari kita semua menjaga wisata Danau Toba kita bersih dan indah," tutupnya.
(jas/nusantaraterkini.co)
