Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Walikota Padangsidimpuan Apresiasi Terselenggaranya Pencak Silat Open Championship 2025 di Sumut

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Rizal Oloan Nasution
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe berbaju menghadiri pembukaan 3rd International Indonesia Pencak Silat Open Championship 2025. (Foto: dok Ist)

Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe turut menghadiri pembukaan 3rd International Pencak Silat Open Championship 2025 di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jalan Williem Iskandar, Deliserdang.

Kejuaraan internasional ini diikuti sebanyak 3.265 peserta yang berasal dari 20 negara dan akan berlangsung dari tanggal 4 hingga 10 Agustus 2025.

Tercatat 145 atlet berasal dari luar negeri, menunjukkan besarnya antusiasme internasional terhadap seni bela diri pencak silat yang merupakan warisan budaya asli Indonesia.

Baca Juga : Kejuaraan Dunia Pencak Silat ke-3 Resmi Dibuka, Wamenpora: Prestasi Tinggi, Tapi Belum Diakui Dunia

Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ajang internasional ini di Sumut, khususnya karena menjadi kesempatan bagi atlet-atlet muda untuk unjuk prestasi serta memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di mata dunia.

“Saya sangat bangga melihat pencak silat, sebagai warisan budaya bangsa, berkembang hingga ke pentas dunia. Ini bukan hanya pertandingan, tapi juga ajang untuk mempererat persaudaraan antarbangsa,” ungkapnya, Rabu (6/8/2025). 

Menurutnya, ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam mendukung pembinaan olahraga dan pelestarian budaya bangsa, termasuk pencak silat yang telah menjadi bagian dari jati diri masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan rasa terima kasih kepada pengurus pencak silat yang telah memilih Sumut sebagai tuan rumah.

Baca Juga : 145 Pendekar Luar Negeri Ikut Kejuaraan Pencak Silat Dunia edisi ke-3 di Sumut

Ia juga berharap para peserta dapat merasakan kehangatan masyarakat Sumut selama berada di daerah tersebut.

"Kami ucapkan terima kasih karena untuk pertama kalinya kejuaraan dunia pencak silat ini digelar di luar Pulau Jawa, tepatnya di Sumatera Utara. Semoga para atlet merasa nyaman dan semangat bertanding di sini,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Bobby juga memberikan motivasi kepada para atlet muda yang bertanding agar terus berkontribusi dalam membangun kejayaan olahraga Indonesia.

Baca Juga : Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Dunia Edisi Ketiga di Gelar di Sumut, Pemerintah Ingin Lestarikan Budaya

Sementara itu, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat menegaskan bahwa pencak silat adalah identitas budaya bangsa yang telah menyebar ke berbagai belahan dunia. 

Meskipun belum menjadi cabang olahraga utama di Olimpiade, namun eksistensi pencak silat terus tumbuh secara global.

“Pencak silat bukan hanya olahraga, tapi juga warisan budaya kita yang berharga. Pemerintah terus mendorong agar pencak silat bisa mendapat tempat yang lebih besar di kancah olahraga dunia,” tandasnya.

(Ron/Nusantaraterkini.co)