Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Warga Samosir Keluhkan Tumpukan Sampah di Area Jembatan Kayu Waterfroncity Pangururan

Reporter :  Juita Sinuhaji
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Seorang warga Samosir sedang olahraga di jembatan Waterfroncity Pangururan, Kabupaten Samosir, Sabtu (27/9/2025). Warga ini turut mengeluhkan tumpukan sampah yang berserakan di bawah jembatan. (Foto: JAS/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Masyarakat mengeluhkan banyaknya sampah yang menumpuk dan berserakan di area di bawah jembatan kayu Waterfront City Pangururan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Ketidaknyamanan warga maupun pengunjung karena adanya tumpukan sampah, hal ini dapat berakibat mengurangi daya tarik kawasan tersebut sebagai tempat wisata.

Baca Juga : Ribuan Masyarakat dan Wisatawan Nikmati Pertunjukan Air Mancur Menari secara Gratis di Pangururan

Pengelola Waterfrontcity Pangururan perlu berbenah dan melakukan perbaikan terkait kebersihan kawasan ini untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Salah satu warga yang berolah raga Rani Sinaga, mengaku heran banyaknya sampah yang berserakan di area Waterfroncity Pangururan Samosir.

"Banyak kali sampah ini ya, apalagi di bawah jembatan itu sampai menumpuk sampahnya, seharusnya ini langsung dibersihkan karena ini area wisata yang wajib dijaga kebersihannya," ungkapnya, Sabtu (27/9/2025).

Rani juga menduga bahwa sampah berasal dari paret yang terbawa arus ketika hujan deras beberapa hari lalu.

"Sepertinya ini sampah berasal dari paret yang terbawa air hujan yang deras beberapa hari lalu sehingga menumpuk di tepi Danau," ujarnya.

Baca Juga : Warga Samosir Keluhkan Adanya Fasilitas Waterfroncity yang Rusak

Ia juga mengharapkan pihak pengelola Waterfroncity, segera bergerak dan membuat gotong-royong untuk membersihkan sampah-sampah dan menjaga keberisihan terkhusus di area wisata.

"Kiranya pihak pengelola Waterfroncity, segera bertindak dan membuat gotong royong bersama membersihkan sampah-sampah yang berasal dari pemukiman sehingga nantinya tidak mencemari air Danau Toba," tutupnya.

(jas/nusantaraterkini.co)