Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Warga Tapsel Antusias Saksikan Festival Seni Budaya, Pelaku UMKM Kebagian Berkah

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Suhut Gultom
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Para pedagang berbagai jenis makanan ketika menggelar dagangannya di Festival Seni Budaya Antar Pelajar dan Guru yang diselenggarakan Dinas Pendidikan, dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Tapsel Tahun 2025 di Kelurahan Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Sabtu (15/11/2025). (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, TAPSEL - Warga seputaran wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel) antusias menyaksikan Festival Seni Budaya Antar Pelajar dan Guru yang diselenggarakan Dinas Pendidikan, dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Tapsel Tahun 2025 di Kelurahan Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Sabtu (15/11/2025).

Rangkaian Festival Seni Budaya ini sejak dibuka Bupati Tapsel, H Gus Irawan, pada tanggal 11 hingga 16 November 2025, membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pedagang makanan atau jajanan.

Ada sekitar 50 pedagang jajanan dan mainan anak-anak, memadati pinggir Lapangan Bola Pargarutan. Para pedagang ini tidak hanya penduduk setempat, namun banyak yang datang dari luar Pargarutan.

Bang Nasti penduduk Batunadua Kota Padangsidimpuan yang berjualan bakso bakar mengatakan, selama 5 hari berlangsung kegiatan ini sudah berdagang, penjualan bakso bakarnya ada peningkatan jika di bandingkan pada hari-hari biasa. 

Baca Juga : Puluhan Pedagang Pasar Trasdisional Ketahuan Jual Beras di Atas HET

"Alhamdulillah, penjualannya bertambah dari hari biasa. Pertambahannya lebih dari setengah, cepat habis dan rezekinya bertambah," ujarnya sembari melayani pembeli.

Senada, Yadi, warga Desa Bargot Topong Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapsel, pedagang rujak dan buah menyebutkan, penjualan meningkat selama adanya festival.

"Penjualan bertambah terutama hari ini yang kebetulan hari libur, masyarakat yang menyaksikan acara ini ramai," sebutnya. 

Panitia pelaksana festival Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Tapsel, Hotma Rido Ranto Siregar menjelaskan, kegiatan ini kiranya terlaksana juga pada tahun depan sehingga jadi agenda tahunan.

"Mudah-mudahan festival ini terlaksana juga pada tahun-tahun berikutnya, dimana kegiatan ini salah satunya melestarikan kekayaan seni budaya lokal, agar tetap dikenal dan dicintai oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

Baca Juga : Pedagang di Pasar Buah Berastagi Optimis dengan Usahanya

Dia berharap dapat menumbuh kembangkan kreativitas seni dikalangan pelajar, sekaligus menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengekspresikan bakat, dan kreativitas mereka dalam bidang seni, serta memperkuat semangat pelestarian budaya daerah.

Hotma menambahkan, jenis yang diperlombakan yakni, Tortor Naposo Nauli Bulung Tingkat SMP dan SMA sederajat, Lomba Onang Onang tingkat SD dan SMP sederajat. Lomba Makkobar (Mangalap Paroppa Panjakki anak Tubu) antar Guru (Sekolah) Tingkat SD dan SMP sederajat.

Lomba Kontes Lagu Daerah Tingkat SD dan SMP sederajat, Lomba Tari Kreasi Daerah Tingkat SD/SMP sederajat dan Lomba memasak Itak Pohulpohul (Itak Gabur) peserta lomba, Guru SD, SMP dan SMA sederajat.

Pantauan awak media, warga yang hadir bukan hanya penduduk setempat saja, terlihat juga hadir warga dari luar yang membawa keluarga, juga orang tua peserta festival tersebut.

(Sgm/nusantaraterkini.co)