nusantaraterkini.co, MEDAN - Momen lebaran kerab kali disuguhkan dengan berbagai ragam makanan lezat. Mulai dari olahan daging, santan hingga makanan manis yang dapat menggugah selera.
Meski lezat, anda perlu sadari bahaya penyakit yang mengintai usai banyak menyantap menu masakan tersebut. Ada beberapa penyakit yang juga mengancam pasca lebaran ini.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Doddy Rizky Nugraha, Sp.PD mengungkap ada dua penyakit yang bisa jadi ancaman setelah momen lebaran ini. Salah satunya ialah pneumonia atau infeksi paru-paru.
Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM
Dia mengatakan penyakit tersebut bisa jadi ancaman saat lebaran mengingat momentum ini banyak orang bertemu sanak keluarga, namun tak menyadari bahwa mereka mungkin membawa kuman, virus dan bakteri.
“Saat momen lebaran ini, kita pasti silaturahmi ke teman-teman. Kita ini gak nyadar kalau kita bawa kuman, atau kita yang akan terinfeksi kuman,” kata Doddy di akun Instagram-nya, @dr.doddyrizki, Senin (15/4/24).
Dokter Doddy menjelaskan penyakit ini bisa berisiko menyerang generasi muda hingga tua. Hal itu lantaran sistem imun tubuh mereka yang lemah hingga belum stabil sehingga mudah terpapar virus dan bakteri dan.
Baca Juga : Perkuat Sinergi Wisata Medis, MHTC Gelar Malaysia Healthcare Expo 2026 di Medan
“Biasanya pada lansia, daya tahan itu mulai menurun, nah kalau pada generasi muda alias bayi, justru sistem imunnya malah belum muncul,” katanya.
Selain pneumenia, infeksi virus terselubung juga bisa mengancam setelah momen lebaran ini. Penyakit tersebut meliputi cacar, campak, hingga gondongan dan tentunya bisa menular.
“Bisa saja saat momen lebaran ini, pasien tersebut sudah sembuh namun masih bisa berpotensi untuk menularkan,” katanya.
Baca Juga : Antibiotik, Perhatikan Hal Ini Demi Kesehatan saat Mengonsumsinya
Doddy pun mengimbau agar masyarakat bisa lebih waspada di momen lebaran ini. Selalu menjaga kebersihan, dan memakai masker saat bersilaturahmi adalah cara pencegahan yang tepat agar tak terpapar dua penyakit di atas.
“Kalau ada yang batuk ya kita tahu diri, karena tanpa disadari kita bisa menularkan kepada dua generasi itu,” ucapnya.
Apa itu Infeksi Paru-Paru?
Baca Juga : Mengapa Puting Payudara Terasa Sakit, Penyebab dan Cara Mengatasinya
Lung infection atau infeksi paru-paru adalah kondisi ketika virus, bakteri, atau jamur menginfeksi dan menyebabkan peradangan pada organ paru-paru. Secara umum, terdapat sejumlah kondisi medis yang termasuk ke dalam infeksi paru-paru, di antaranya sebagai berikut.
Influenza: Gangguan sistem pernapasan yang disebabkan infeksi virus Influenza.
Tuberkulosis (TB): Kondisi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Baca Juga : Yuk Kenali Gejala TBC, Penyebab dan Cara Mengobatinya
Pneumonia: Peradangan pada parenkim paru-paru yang dapat disebabkan bakteri, virus, atau jamur.
Bronkitis: Infeksi dan peradangan yang terjadi pada dinding saluran bronkus.
Bronkiolitis: Infeksi dan peradangan pada bronkiolus, yaitu saluran udara di dalam paru-paru yang menghubungkan alveolus dan bronkus.
Baca Juga : Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Berhenti Merokok!
COVID-19: Infeksi pada paru-paru yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.
Apakah infeksi paru-paru bisa menular?
Perlu diketahui, infeksi paru merupakan kondisi yang memiliki risiko tinggi untuk menular ke orang lain melalui percikan air liur (droplet) penderitanya. Karena itu, sangat dianjurkan untuk menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit guna meminimalkan risiko terjadinya infeksi pada paru-paru.
Penyebab Infeksi Paru-Paru
Penyebab infeksi pada organ paru-paru cenderung beragam, namun biasanya diakibatkan oleh infeksi virus atau bakteri. Adapun beberapa jenis bakteri dan virus yang kerap menyebabkan kondisi ini adalah sebagai berikut.
Bakteri Streptococcus pneumoniae.
Bakteri Chlamydia pneumoniae.
Bakteri Legionella pneumophila.
Bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Bakteri Mycoplasma pneumoniae.
Virus Influenza.
Respiratory syncytial virus (RSV).
SARS-CoV-2.
Pada kasus yang lebih jarang, infeksi organ paru-paru juga dapat disebabkan oleh infeksi jamur tertentu. Beberapa jenis jamur yang dapat menyebabkan infeksi pada organ paru-paru adalah sebagai berikut.
Coccidioides.
Histoplasma capsulatum.
Cryptococcus.
Aspergillus.
Pneumocystis jirovecii.
