Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Waspada Virus Flu Bermutasi, Menkes Imbau Jaga Daya Tahan Tubuh

Editor :  Annisa
Reporter :  Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Hana Nushratu/detikHealth)

Nusantaraterkini.co - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan virus flu terus bermutasi dan tidak akan berhenti. Ketika kasus munculnya flu Singapura, Budi mengatakan, flu biasa kini telah banyak bermutasi secara signifikan.

"Flu itu emang banyak variannya dan itu bermutasi terus. Yang sebenarnya paling banyak itu bukan flu Singapura, tapi flu biasa. Itu ada H1N1, H5N1, H3N1, itu banyak sekali variannya. Dan flu tidak pernah berhenti bermutasi," kata Budi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/3/2024) malam, dikutip dari detikcom.

Budi mengakui pihaknya telah menemukan adanya varian baru, yakni flu singapura. Namun tidak termasuk virus mematikan seperti flu burung.

Baca Juga : Warga Bandung Barat Mengeluh Flu dan Radang, Dampak Limbah Batu Bara

"Tapi data yang kita lihat emang ada varian baru tapi itu bukan varian yang mematikan seperti flu burung," ujarnya.

Budi mengatakan daya tahan tubuh menentukan tingkat paparan dari berbagai jenis penyakit influenza, termasuk flu singapura atau yang dikenal dengan istilah Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD).

"Kalau kena infeksi seperti flu, yang penting daya tahan tubuh kita jangan lemah," kata Budi Gunadi Sadikin di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, (29/3/2024), seperti dikutip Antara.

Baca Juga : Susu Sapi di AS Positif Mengandung Partikel Virus Flu Burung H5N1, Amankah Diminum?

Budi kemudian mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga daya tahan tubuh. Dengan menjaga daya tahan tubuh, kata Budi, termasuk salah satu upaya mencegah terinfeksinya flu.

"Jadi sekali lagi teman-teman, kalau kena infeksi kayak flu yang penting daya tahan tubuh kita jangan lemah. Jangan sampai kurang tidur, makannya kurang. Itu pastikan data tahannya," ujarnya.

Kementerian Kesehatan RI melaporkan kasus flu singapura belakangan meningkat signifikan. Pemantauan hingga pekan ke-11 di 2024, total lebih dari 5 ribu pasien terinfeksi flu singapura.

Baca Juga : Rujukan BPJS akan Dirombak, Legislator Ingatkan Risiko Penumpukan Pasien

Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kemenkes Achmad Farchanny Tri Adriyanto mengatakan, catatan ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dalam periode yang sama.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: detikcom