Nusantaraterkini.co, MEDAN - Ketua DPRD Medan yang baru dilantik, Wong Chun Sen, memulai masa jabatannya dengan sebuah pernyataan yang mengejutkan dan ambisius. Dalam wawancara dengan Wong mengungkapkan visi besar untuk menjadikan Kota Medan lebih modern, transparan, dan partisipatif.
Ia bertekad untuk membawa transformasi melalui sejumlah program inovatif yang dijanjikan akan mengubah wajah pemerintahan dan legislatif Kota Medan.
"Masuknya era digital ini membuka peluang besar untuk melakukan perubahan yang lebih cepat, lebih terbuka, dan lebih akuntabel. Oleh karena itu, salah satu program unggulan kami adalah pengembangan MEDAL (Medan Digital Aspirasi Legislatif), sebuah platform yang akan menghubungkan legislatif dan masyarakat secara langsung," kata Wong Chun Sen dengan tegas.
Baca Juga : Peringatan Nuzulul Qur'an, Rico Waas: Momentum Penguatan Keimanan dan Menjadi Insan Qurani
MEDAL bukan sekadar platform komunikasi, melainkan ruang demokrasi yang memungkinkan masyarakat Kota Medan untuk terlibat langsung dalam proses legislasi.
Platform ini, warga Medan dapat menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, dan mengawasi jalannya kebijakan publik secara lebih transparan. Dengan MEDAL, Wong Chun Sen menjanjikan DPRD Kota Medan yang lebih responsif dan lebih dekat dengan rakyat.
Selain fokus pada teknologi, Wong juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Kota Medan dalam merumuskan Peraturan Daerah (Perda).
Baca Juga : Pemko dan DPRD Medan Sepakati 10 Ranperda Prioritas dalam Propemperda 2026
Program "Pembentukan Perda Komprehensif" yang ia tawarkan bertujuan untuk menghasilkan regulasi yang lebih tepat sasaran dan berkualitas tinggi dengan melibatkan lebih banyak pihak, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta.
"Medan membutuhkan Perda yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Kami akan bekerja keras untuk memastikan setiap Perda yang lahir benar-benar memberikan dampak positif bagi kota ini. Program ini akan mengutamakan kolaborasi antara legislatif dan eksekutif, serta partisipasi publik yang tinggi," tambah Wong Chun Sen.
Di luar itu, Wong Chun Sen juga mengusung dua program ambisius lainnya yang bertujuan untuk menciptakan regenerasi kepemimpinan yang lebih dinamis dan inovatif. Program pertama, "Legislator Muda Inspiratif," akan mendorong para pemimpin muda untuk berperan aktif di DPRD.
Program kedua, "Laboratorium Kebijakan Publik Medan," akan menjadi pusat riset dan pengembangan kebijakan untuk membantu Pemko Medan merumuskan langkah-langkah pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
"Program ini adalah jawaban kami terhadap dinamika perubahan dan tantangan yang ada. Kami ingin menciptakan siklus kepemimpinan yang terus berlanjut, yang tak hanya berkualitas, tetapi juga mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan zaman," jelas Wong Chun Sen.
Tidak hanya itu, Wong juga menekankan bahwa dalam lima tahun mendatang, DPRD Kota Medan akan bekerja lebih keras untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.
"Setiap enam bulan, kami akan memberikan laporan capaian kami, sementara setiap anggota DPRD wajib melaporkan kinerjanya di akhir tahun. Kami juga akan melakukan evaluasi melalui survei kepuasan masyarakat terhadap kinerja DPRD. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa kinerja kami benar-benar memenuhi harapan masyarakat," ujar Wong Chun Sen.
(cw9/nusantaraterkini.co)
