Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Yenny Wahid: Pemilu Kali Ini Suara NU Tidak Bisa Utuh

Editor :  Redaksi
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Yenny Wahid. (Foto: Instagram @yennywahid).

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Seperti diketahui beberapa tokoh Nahdlatul Ulama (NU) telah menjadi bagian dari seluruh pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) yang akan bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pada pasangan calon (paslon) Anies-Muhaimin ada nama tokoh NU menonjol seperti Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Dia sendiri merupakan cawapres Anies.

Baca Juga : Tolak PPN 12 Persen, Yenny Wahid Sebut Rakyat Masih Kesulitan

Pada paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran ada nama Nusron Wahid. Dia menjabat sebagai Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Baca Juga : Yenny Wahid Sebut Gibran Terkesan Lecehkan Mahfud saat Debat, Nusron: Tim Sukses Pasti Mandangnya Jelek

Selain Nusron, kemudian ada nama Ketua Umum PP ISNU Ali Masykur Musa, Ketua Umum PP Pergunu Asep Saifuddin Chalim dan Sekretaris PP Muslimat NU Arifah Choiri Fauzi. Ketiga nama ini terdapat dalam TKN Prabowo-Gibran.

Kemudian, pada paslon Ganjar-Mahfud ada nama Mahfud MD sendiri yang juga cawapres Ganjar sebagai tokoh menonjol di NU. Selain Mahfud, kemudian ada nama Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid.

Baca Juga : Pasca-Pilpres, Prabowo Ajak Bersatu dengan Bangsa dan Jokowi Berharap Ini ke Presiden Terpilih

Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini sebagai Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud. Yenny menyebut kalau Pemilu khususnya Pilpres kali ini membuat suara pemilih dari kalangan NU terpecah.

Baca Juga : Prabowo: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Ajak Bersatu Bangun Bangsa

"Memang kalau Pemilu kali ini suara NU tidak bisa utuh. Karena kita melihat tokoh NU ada di banyak paslon," kata Yenny seperti dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (26/11/2023).

Yenny mengaku tidak memiliki strategi khusus untuk menjalankan kampanye Pilpres 2024. Yenny mengatakan kalau dirinya fokus berkeliling daerah menemui kalangan santri serta menyerap dan memperjuangkan aspirasi pondok pesantren.

"Kita bersaing secara sehat saja, strategi khusus enggak ada," tukasnya.

(HAM/nusantaraterkini.co).