Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Duta Besar RI untuk Mesir, Dr. (H.C.) Lutfi Rauf didampingi Atase Perdagangan, M. Syahran Bhakti dan Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Kairo, Abdul Gafur beserta staf melakukan kunjungan ke pabrik Haggag Import Company di Kawasan Abbasea, Kairo, pada Senin (7/4/2025).
Langkah ini untuk melihat secara langsung proses pengolahan bijih kopi hijau Indonesia yang diroasting menjadi kopi bubuk.
Direksi Haggag Import Company, Dr. Hassan Sayed Haggag, Mohamed Haggag, serta Sameh Haggag menerangkan pada tahun 2025 ini pihaknya dan jaringan Egyptian Coffee Importers yang dibina selama ini menargetkan akan mengimpor 5.000 ton bijih kopi robusta asal Indonesia dengan nilai US$27 juta atau senilai Rp456 miliar (USD 1 = Rp. 16,904.5) terutama dari Sumatera, Temanggung, Malang dan sentra kopi Robusta lainnya di Indonesia.
Baca Juga: Kopi Robusta RI Kian Harum di Pasar Mesir
"Kopi yang diimpor dari Indonesia untuk memenuhi kebutuhan kedai kedai kopi Haggag dengan brand Bayt El Bon Brazily yang ada di Kairo dan sekitarnya dan juga untuk memenuhi permintaan pasar lokal dalam bentuk green bean atau bijih hijau," kata Haggag dalam keterangannya, Rabu (9/4/2025).
Haggag Import Company yang telah menerima penghargaan Primaduta Award dari Presiden Republik Indonesia selama tiga kali yaitu tahun 2016, tahun 2018 dan 2021 ini menyampaikan komitmennya untuk menjaga kemitraan yang sudah berjalan baik dengan produsen kopi Indonesia dari para petani dan perusahaan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (BUMN), baik harga yang mengikuti bursa kopi dunia dengan tetap menjaga kualitas bijih kopi yang masuk ke Pasar Mesir.
Sementara Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti memaparkan, tren bijih kopi Indonesia di Mesir tetap positif sebesar 20,11% pada periode 2020 sampai 2024.
Sedangkan ekspor kopi Indonesia ke Mesir pada tahun 2024 mencapai USD 135,51 juta atau naik 45,77% dibanding tahun 2023 mencapai USD 92,96 juta dengan pangsa pasar tertinggi pertama mencapai 44,01%.
Atdag Syahran menambahkan, untuk pesaing Indonesia adalah Vietnam dengan nilai ekspor ke Mesir sebesar USD 52 juta dengan pangsa pasar 17,15%.
Baca Juga: Pasokan Menipis, Harga Kopi Arabika Melonjak ke Level Tertinggi
Kemudian ekspor kopi Brazil mencapai USD 29 juta dengan pangsa pasar 9,69%, ekspor kopi India mencapai USD 26 juta dengan pangsa pasar 8,51%. Adapun ekspor kopi Ethiopia mencapai USD 16 juta dengan pangsa pasar 5,42%
Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Kairo, Abdul Gafur menerangkan, pasar Mesir adalah pasar paling strategis untuk kawasan Afrika dan Timur Tengah dimana produk kopi Indonesia dibebaskan dari bea masuk untuk masuk ke Pasar Mesir.
"Hal ini menjadi keistimewaan tersendiri bagi produk Indonesia," tandasnya.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
