Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Airlangga Hartarto Mundur dari Ketua Umum, Partai Golkar: Segera Digelar Rapat Pleno

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Airlangga Hartarto. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Airlangga Hartarto secara mendadak menyatakan pengunduran dirinya dari Ketua Umum Partai Golkar.

Hal ini disampaikannya dalam sebuah video berdurasi 3 menit 22 detik diterima Nusantaraterkini.co, Minggu (11/8/204).

Baca Juga : Kenaikan Tiket Hingga 13 Persen Disorot, Sari Yuliati: Negara Jangan Bebani Rakyat

"Assalamualaikum selamat pagi kader partai Golkar yang saya cintai, saya Airlangga Hartarto setelah mempertimbangkan dan untuk menjaga keutuhan partai Golkar dalam rangka memastikan stabilitas Pemerintahan yang akan terjadi dalam waktu dekat maka dengan mengucapkan 'Bismillahirohmanirohim serta petunjuk Tuhan yang maha besar dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar. Pengunduran diri ini terhitung sejak semalam yaitu Sabtu 10 Agustus 2024," katanya. 

Baca Juga : Krisis Energi Mengintai, WFH Dinilai Bukan Jawaban Fundamental

Airlangga melanjutkan, Partai Golkar sebagai partai yang matang juga dewasa Partai Golkar akan segera menyiapkan mekanisme organisasi sesuai ketentuan AD/ART organisasi yang berlaku.

"Semua proses ini akan dilakukan dengan damai, tertib dan menjunjung tinggi Partai Golkar serta demokrasi harus dikawal dan dikemabangkan terus menerus," ujarnya.

Baca Juga : Firman Soebagyo Ingatkan Bahaya Buzzer dan Hoaks, Masyarakat Diminta Bijak Bermedia Sosial

Partai politik, kata Airlangga, adalah pilar demokrasi nasional dan Indonesia adalah negeri besar. Karena itu ia ingin memastikan demokrasi terus berjalan dari generasi sebelumnya ke generasi saat ini dan nanti.

Baca Juga : Krisis Energi Global, DPR Soroti Keberhasilan Pemerintah Tahan Harga BBM

"Partai Golkar sejauh ini sudah menjadi kebanggan kita semua serta menjadi kekuatan terdepan demokrasi Indonesia. Selama 60 tahun Partai Golkar sudah membuktikan semua," terangnya.

Lebih lanjut Airlangga mengatakan di dalam Pemilu 2024 sudah menaikkan pencapaian Partai Golkar dengan merebut 102 kursi DPR RI, serta ratusan bahkan ribuan kursi parlemen diberbagai tingkat Pemerintahan dari Sabang-Marauke.

Baca Juga : Lapas Kelas 1A Medan Diduga Jadi Sarang Kejahatan, FPMS Minta Copot Kalapas: Akan Gelar Aksi Unras du Kementerian IMIPAS

"Dengan keringat bersama, Partai Golkar berhasil melakukan transformasi menjadikan kebanggan tersendiri bagi kadernya," urainya.

Baca Juga : Menkumham Sahkan Kepengurusan PPP Versi Mardiono

Selain itu, dalam Pilpres 2024 yang lalu, Airlangga menyebut Partai Golkar berhasil memberikan kontribusi besar dalam kemenangan Prabowo-Gibran. Mereka akan melanjutkan kepemimpinan negara sebagai Presiden dan Wapres periode 2024-2029.

Gelar Rapat Pleno Pilih Plt Ketum

Sementara itu, Waketum Golkar Dito Ariotedjo menyebut partainya akan segera menggelar rapat pleno untuk menunjuk Plt Ketum menggantikan Airlangga.

"(Plt Ketum) Akan ditentukan di rapat pleno," ujar Dito, Minggu (11/8/2024).

Dito meminta publik agar menunggu pengumuman resmi mengenai kabar mundurnya Airlangga itu. Dito menyebut ada kemungkinan Airlangga memilih fokus di pemerintahan ke depan

"Kita tunggu ya resminya... Mungkin karena akan fokus di pemerintahan dan tantangan ke depan terkait ekonomi nasional dan global semakin banyak dan kompleks," kata Dito.

Sebelumnya dikabarkan, Partai Golkar saat ini kembali diterpa isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) sebelum muncul kabar Airlangga mundur dari Ketum. Beberapa senior Golkar saat ini meminta kader menaati jadwal Munas resmi Golkar, yaitu akhir tahun 2024.

(cw1/nusantaraterkini.co)