Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Anak Ridwan Kamil Diamuk Warganet, Mulai dari Lepas Hijab hingga Pamer Makanan yang Diboikot

Editor :  Aby
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anak Ridwan Kamil Diamuk Warganet, Mulai dari Lepas Hijab hingga Pamer Makanan yang Diboikot

Nusantaraterkini.co - Polemik anak Ridwan Kamil, Zara kembali jadi cibiran warganet di media sosial. 

Lantaran, Zara kembali mengunggah sebuah foto produk makanan cepat saji yang telah diboikot umat muslim.

Baca Juga : GrabMart Meningkat, Pedagang Pasang Promo untuk Tingkatkan Rating Toko

Dilansir dari Instagram pribadinya, tampak sebungkus makanan cepat saji dengan merek terkenal. 

Baca Juga : Legislator Harap uu pariwisata atasi kebocoran ekonomi nasional

"Trims kim dokja," tulis Zara di keterangan unggahannya tersebut dikutip pada Selasa (16/04/2024). 

Meskipun merek bungkus produk makanan cepat saji itu terlihat ditekuk, namun warganet dengan mudah bisa menebak bahwa bungkus makanan tersebut merupakan milik produk salah satu makanan cepat saji yang diboikot.

Baca Juga : Kecelakaan Bus Halmahera, Perusahaan Masih Mendata Para Korban

Sontak saja, postingan Zara tersebut membuat warganet geram. 

Baca Juga : Tuntut Gaji Pegawai PDAM Mual Nauli Dibayar, Ribu Simatupang Lakukan Aksi Tunggal Di Kantor Bupati Tapteng 

Pasalnya Zara dianggap tidak mendukung langkah umat muslim yang saat ini diketahui masih memboikot produk-produk yang diduga pro Israel.

Baca Juga : Ranking Futsal Dunia Terbaru: Brasil Tetap Nomor Satu, Jepang Masuk Elite Putri

Unggahan Zara tersebut kini menjadi viral di media sosial X dan banyak sekali hujatan yang diterima anak Ridwan Kamil itu melalui kolom komentar.

"Kukira jilbabnya aja yg rontok, ternyata keimanan dan empatinya juga ikutan rontok," tulis komentar warganet lainnya. 

Baca Juga : Nasib Iran di Piala Dunia 2026, Benarkah Akan Digantikan Italia?

"Ini memang dalam masa mencari jati diri atau emg caper aja ya?" sambung warganet berbeda. 

"Kemarin ngga mau komen apapun karena yaudah biar urusan dengan tuhan. Tapi kok skrg semakin caper, kalau pun ngga mau boikot ya kenapa diposting. Ini kan kemanusiaan bukan agama," timpal warganet lainnya. 

(Sav/nusantaraterkini.co)

Sumber: Suara.com