nusantaraterkini.co, JAKARTA — Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) turun tangan terkait kasus yang menimpa kiper muda asal Bandung, Rizki Nur Fadhilah. Pemain berusia 18 tahun itu diduga kuat menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) setelah sebelumnya menerima tawaran mengikuti seleksi klub sepak bola di luar kota.
Rizki, yang berasal dari Citeureup, Dayeuhkolot, Bandung, tak kunjung kembali sejak keberangkatannya. Keluarga mulai curiga setelah menerima pesan dan lokasi yang dikirim Rizki yang ternyata menunjukkan keberadaan di Kamboja. Polsek Dayeuhkolot pun segera melakukan penyelidikan dengan memeriksa keterangan keluarga hingga bukti percakapan terakhir dengan Rizki.
Melihat situasi tersebut, APPI telah menghubungi pihak keluarga dan menyatakan siap memberikan dukungan penuh untuk membantu proses pemulangan sang kiper.
Baca Juga : Wacana Regulasi 8 Pemain Asing Liga 1, PSSI dan APPI Buka Suara
“APPI mendesak Kementerian Luar Negeri serta KBRI di Kamboja untuk segera memfasilitasi pemulangan Rizki dan memastikan seluruh haknya terlindungi,” tulis APPI melalui akun media sosial resmi mereka, dikutip dari kumparan, Rabu (19/11/2025).
APPI juga meminta pemerintah dan Kepolisian Republik Indonesia bergerak cepat untuk menelusuri dugaan perdagangan manusia yang menjerat Rizki.
“APPI mendorong aparat untuk berkomunikasi dengan pihak terduga pelaku, mengusut tuntas jaringan TPPO ini, serta memprosesnya sesuai hukum yang berlaku,” lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga : 1.440 WNI Eks Pelaku Online Scam di Kamboja Padati KBRI Phnom Penh
Presiden APPI, Andritany Ardhiyasa, menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi alarm bagi seluruh pemain muda Indonesia agar lebih berhati-hati terhadap tawaran seleksi sepak bola yang tidak jelas sumbernya.
“Ini bukan hanya masalah seorang pemain, tetapi peringatan bagi semua pihak tentang pentingnya perlindungan bakat muda dan kewaspadaan terhadap modus penipuan berkedok sepak bola. APPI berdiri bersama keluarga Rizki dan mendesak pemerintah bertindak cepat dan tegas,” ujar kiper Persija Jakarta tersebut.
(Dra/nusantaraterkini.co).
