Nusantaraterkini.co, MEDAN - Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Medan melakukan operasi pencarian tiga korban penumpang minibus yang terjun ke Sungai Lae Kombih.
Basarnas Medan menurunkan tim rescuer ke lokasi kecelakaan dimana minibus yang dilaporkan terjun bebas ke Sungai Lae Kombih, Kabupaten Pakpak Bharat, pada Rabu (23/4/2025) sekitar Pukul 15.00 WIB.
Dalam insiden tersebut, tiga orang penumpang, yakni Heri (50), Gigi (40) dan Zuato Balkiah (37) yang merupakan warga Desa The Hok, Kecamatan Jambi Selatan, dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian hingga saat ini.
Baca Juga : Cari Daun di Pinggir Sungai, Lansia 64 Tahun Ditemukan Hanyut di Sei Belawan Medan
Menurut informasi awal yang diterima, minibus warna hitam jenis Avanza dengan Nomor polisi D 1217 SHJ yang berangkat dari Sinabang Aceh hendak menuju Jambi tersebut mengalami kecelakaan saat melintas di Jalan Lintas Lae Kombih, tepatnya di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe Kabupaten Pakpak Bharat, yang berada di wilayah perbukitan dan berdekatan langsung dengan aliran sungai.
Diduga kendaraan hilang kendali dan jatuh ke dalam sungai dengan arus deras serta kedalaman yang cukup tinggi.
Kepala Kantor Basarnas Medan, Hery Marantika, SH, MSi, bahwa mereka menerima laporan kejadian tersebut dari Polsek Sukarame Pakpak Bharat pada Kamis pagi dan segera mengerahkan satu tim rescue berjumlah 8 orang.
Baca Juga : Warga Asam Kumbang Geger, Pencarian Remaja Hanyut di Sei Belawan Berakhir Duka
“Setelah menerima informasi tersebut, kami segera mengirimkan tim Rescue lengkap dengan peralatan Vertical Rescue, dan Peralatan SAR air seperti perahu karet, aqua eye, serta satu unit Drone Thermal. Hingga hari ini, pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir tepi aliran sungai dan visualisasi menggunakan drone sejauh beberapa kilometer dari titik jatuhnya kendaraan,” ucapnya.
Hery menambahkan bahwa tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat setempat terus bekerja maksimal di lapangan. Namun, tantangan medan yang berat serta arus sungai yang deras menjadi hambatan dalam proses pencarian.
“Kami akan terus melakukan operasi ini dengan maksimal. Kami juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi pencarian demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Baca Juga : Operasi SAR Dua Penumpang Minibus di Sungai Lae Kombih Dinyatakan Ditutup
Hingga rilis ini diterbitkan, tiga penumpang minibus belum ditemukan dan akan kembali dilanjutkan besok pagi.
(cw2/nusantaraterkini.co)
