Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bentrokan Geng Motor Berujung Penyerangan Warkop, Polda Sumut Tangkap Pelaku

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Junaidi Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, saat memberikan keterangan soal penyerangan warkop di Deliserdang, Rabu (2/10/2024). (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co).
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan bahwa video viral yang memperlihatkan penyerangan sebuah warkop di Namorambe, merupakan dampak dari bentrokan antara dua kelompok geng motor.
"Kejadian tersebut berlangsung, pada Minggu (29/9/2024) lalu. Itu akibat dari dua kelompok geng motor terlibat tawuran," ucapnya kepada wartawan, Rabu (2/9/2024).
"Awalnya kita (Polisi) berhasil mengamankan 2 orang pelaku, setelah itu kita telah amankan 5 orang lainnya," lanjutnya.
Selanjutnya, Hadi menjelaskan, pihaknya masih mendalami pidana untuk para pelaku, mengingat kejadian tersebut dilakukan oleh para pelajar yang terlibat dalam geng motor.
"Untuk anak-anak ada prosedur hukum tersendiri. Bukan hanya hukum reserse, apakah kendaraan yang dibawa merupakan hasil pidana atau saat konvoi tidak dilengkapi helm, dan akan menerapkan undang-undang lalu lintas," ucapnya.
Kemudian, usai melakukan penangkapan terhadap geng motor yang masih pelajar, dijelaskan Hadi, Polda Sumut akan melayangkan surat ke kepala sekolah tempat mereka mengenyam pendidikan.
"Kita bakal menyurati kepada dinas pendidikan, kepala sekolah untuk bersama-sama, guna memberikan bimbingan," jelasnya.
Diketahui oleh Nusantaraterkini.co, sebuah video yang diunggah di akun instagram @beritasumutterkini memperlihatkan aksi sekelompok orang yang melakukan pengerusakan disalah satu warkop, di Deliserdang, Sumut.
Dari rekaman yang dilihat, mereka menggunakan penutup wajah masuk ke dalam warkop dan mengejar pengunjung.
Kemudian, mereka juga terlihat membanting kursi dan meja di warkop itu.
M. Iqbal salah satu pekerja warkop, mengatakan penyerangan diduga geng motor tersebut berlangsung dinihari kemarin sekitar pukul 02:30 WIB.
"Sebelum menyerang warung, ada dua kelompok tawuran tak jauh dari warkop. Lalu, sebagian dari mereka bubar ke arah warung, bang," ucapnya kepada Nusantaraterkini.co, Rabu (2/9/2024).
Akibatnya, beberapa kursi, meja dan etalase kaca untuk memajang makanan rusak akibat kejadian itu.
Meskipun, tidak ada korban jiwa, namun Iqbal mengalami pemukulan diduga menggunakan pukulan baseball.
Selain itu, dua sepeda motor milik pengunjung diduga dibawa kabur.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)