Nusantaraterkini.co, MEDAN - Tatanan Aktivis Mahasiswa Maju (TAMU) Sumatera Utara menyoroti Bimbingan Teknis yang digelar untuk seluruh Desa Kabupaten Padang Lawas yang digelar di sejumlah hotel di Kota Medan, baru-baru ini.
Ketua TAMU Sumatera Utara, Imam Solihin mengaku, pihaknya sudah melakukan investigasi selama lima hari kegiatan berlangsung, di antaranya di Hotel Danau Toba Internasional dan Hotel Grand Central Medan.

Baca Juga : Sepekan usai Ditinjau Bobby Nasution, RSUD Tafaeri Nias Utara Ground Breaking Peningkatan Kualitas
Yang mengejutkan, kata Imam Solihin, tiap desa di Padang Lawas mengirimkan enam peserta dengan biaya per orangnya Rp 7,5 juta.
"Ini kan luar biasa, satu desa mengirimkan enam perwakilan dengan biaya per orang 7,5 juta rupiah. Berarti tiap desa harus mengeluarkan anggaran Rp 45 juta untuk Bimtek. Kan ngerih kali itu jumlahnya puluhan miliar, karena ada 386 desa di Padang Lawas. Dan yang paling mirisnya lagi lokasi digelarnya Bimtek-bimtek tersebut ada yang kosong melompong saat jam kegiatan Bimtek. Ini kan menghambur-hamburkan uang negara. Menyedihkan sekali ini bagi warga Padang Lawas," ungkap Imam kepada Nusantaraterkini.co di Medan, Rabu (9/10/2024) sore.
Imam berharap kepala-kepala desa bergeming menolak ajakan-ajakan Bimtek yang kerap ditunggangi oknum-oknum penguasa yang disinyalir kental dengan unsur setor menyetor alias upeti dari anggaran Bimtek yang menggunakan dana desa.
Baca Juga : Polres Humbahas Bagikan Parcel Lebaran ke Keluarga Besar MUI
"Jadi kami sangat-sangat berharap Aparat Penegak Hukum baik Kejaksaan dan Kepolisian menggunakan kewenangannya untuk mengusut kegiatan Bimtek tersebut. Kami hakkul yakin 1.000 persen terdapat unsur korupsi dan suap-menyuap. Kami harap APH tak menutup mata. Apalagi lembaga penyelenggaranya diduga tidak memiliki izin yang sah," tegas Imam.
Kata Imam, TAMU Sumut akan terus mengejar tindaklanjut pengusutan Bimtek tersebut. Satu di antara tema Bimteknya "Pelatihan Budidaya Perikanan dan Peternakan".
"Kami sudah melakukan unjuk rasa beberapa hari lalu. Ke depan akan terus kami suarakan. Akan terus kami kejar sampai adanya penetapan tersangka oleh Aparat Penegak Hukum," pungkas pria hitam manis tersebut.
Baca Juga : Berhasil Berantas Judi dan Narkoba, Polres Langkat Terima Penghargaan
(fer/nusantaraterkini.co)
