Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Buntut Driver Ojol Tewas Akibat Dilindas, Pengamat: Kapolri Harus Copot Kapolda dan Komandan Brimob PMJ

Editor :  hendra
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Mobil Brimob Lindas Driver Ojol (Foto: dok.screenshoot video)

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pasca-insiden tewasnya driver ojol dan beberapa rekan luka-luka akibat hantaman mobil Brimob yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta membuat banyak desakan dari masyarakat agar Presiden Prabowo segera mengevaluasi kinerja Kapolri Listiyo Sigit Prabowo.

Pasalnya, dimasa kepemimpinan saat ini banyak sekali kasus yang melibatkan institusi Polri terjadi.

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik Fernando Emas menilai, Kapolda Metro Jaya dan jajaran termasuk komandan korps Brimob Polda Metro Jaya (PMJ) harus segera diganti oleh Kapolri. 

Baca Juga : KontraS Soroti Bantahan Kodam I/BB soal Pria Cepak Diduga Provokator saat Aksi Bubarkan DPR di Sumut

Sebab, hal ini buntut dari kegagalan mereka dalam mengkoordinasikan anak buah di lapangan yang telah hilang fokus dalam tugas dan fungsinya

"Saya berharap Kapolri Listyo Sigit harus segera mencopot Kapolda Metro Jaya yang tidak bisa menjalankan tugas dan instruksi untuk menjaga situasi unjuk rasa agar berjalan dengan damai tanpa adanya korban. Termasuk segera mencopot Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang sudah gagal mengamankan aksi," tegas Fernando, Jumat (29/8/2025).

Ia berpandangan pasca kejadian kelam semalam sampai driver ojol tewas dan luka karena ulah oknum brimob sangat berpotensi akan ada unjuk rasa lanjutan menyikapi jatuhnya korban dari ojek online. 

Baca Juga : Komandan Brimob PMJ Minta Maaf soal Ojol Dilindas Rantis: Bukan Kesengajaan

Selain itu kelompok masyarakat dan mahasiswa yang masih ingin menyuarakan penolakan tunjangan dan pembubaran DPR.

Kapolri Harus Tindak Anggota Brimob

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR Abdullah menegaskan insiden tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban. 

Baca Juga : Polisi Peru Perketat Pengamanan KBRI Lima Usai Staf Kemlu RI Ditembak Mati

Ia meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera menindak tegas anggota Brimob yang menjadi pelaku.

“Anggota polisi yang menabrak dan melindas almarhum Affan harus bertanggung jawab. Penegakan hukum harus berjalan transparan agar keluarga korban mendapat keadilan,” ujar Abdullah.

Ia juga mengingatkan kepolisian agar mengedepankan pendekatan humanis dalam mengamankan aksi demonstrasi. Menurutnya, tindakan represif hanya akan memperburuk suasana dan melukai kepercayaan publik.

Baca Juga : Kunker Komisi XI Ditengah Situasi Tanah Air Memanas, Formappi: Kekonyolan Terparah dari DPR

“Polisi harus melakukan pengamanan demo secara humanis dan tidak menggunakan kekerasan terhadap peserta aksi. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat,” tegas legislator asal Dapil Jawa Tengah VI itu.

Kapolda Metro Minta Maaf

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri menyampaikan duka cita atas kepergian pengemudi ojol tersebut.

Baca Juga : Cerita Driver Ojol, Rela Tempuh Hujan Demi Dapur Tetap Ngepul

Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita yang mana ada kejadian tadi sore," jelas Asep.

Selain menyampaikan duka cita, Asep turut meminta maaf atas peristiwa yang terjadi. Ia mengatakan sudah bertemu dengan keluarga dari korban yang identitasnya saat ini belum diketahui.

"Saya atas nama Polda Metro menyampaikan permohonan maaf mendalam dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum dan kebenaran saya sudah bertemu dengan keluarga almarhum, dengan bapaknya," jelas Asep 

Baca Juga : Waspada! Siswi SD di Palembang Jadi Korban Pencabulan Driver Ojol, Begini Kronologinya

Diketahui, dalam sebuah video amatir yang beredar di media sosial, mobil rantis bertuliskan Brimob tampak melaju cepat saat warga tengah berhamburan

Mobil lapis baja itu lantas melindas seorang pengendara ojek online yang tengah berusaha lari dari kerumunan.

Peristiwa itu membuat massa yang semula bubar kembali mengerubungi mobil rantis. Meski begitu, kendaraan tersebut tetap melaju dan meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban. Massa pun geram dan memukuli mobil milik Korps Brimob itu, sebagian massa bahkan mengejar mobil tersebut. 

(cw1/nusantaraterkini.co)