Cegah Antrian Panjang di SPBU Saat Mudik, Legislator Minta Pertamina Tambah Stok BBM Bersubsidi
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR, Muhammad Husni mengharapkan pada kegiatan mudik lebaran tahun ini tidak terjadi antrian panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU). Pasalnya, hal itu kerap terjadi setiap tahunnya.
Baca Juga : Kakorlantas: Operasi Ketupat Lebaran 2026 Sukses, Fatalitas Kecelakaan Turun 30 Persen
Sebab itu, Husni meminta PT Pertamina menambah atau memperlonggar stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU untuk mencegah antrian panjang dan kemacetan saat arus mudik lebaran.
Baca Juga : DPR Apresiasi Penurunan Fatalitas Mudik Lebaran 2026, Soroti Kepadatan Rest Area
Meskipun Husni mengakui bahwa BBM bersubsidi Pertalite dan Solar itu dibatasi keberadaan oleh pemerintah.
“Jangan sampai terjadi seperti ular yang panjang dijalanan. Ini kan SPBU ini, Solar maupun Pertalite ini kan di jatah bu. Apakah pada setiap puncak mudik itu lebih dilonggarkan,” katanya, Jumat (29/3/2024).
Baca Juga : Herman Deru Open House di Griya Agung, Ribuan Warga Padati Rumah Dinas
“Karena kalau tetap pada posisi semula dengan jumlah keadaan normal, itu mungkin tidak terjadi antrian yang panjang. Tapi kalau keadaan seperti ini itu bisa menyebabkan antrian yang panjang,” tambah politikus Partai Gerindra ini.
Baca Juga : Rendahnya Kesadaran Jemaah, Petugas DLH Keluhkan Sampah Koran Berserakan
Legislator asal dapil Sumatera Utara ini juga mempertanyakan tindakan apa yang dilakukan oleh Pertamina terhadap SPBU “nakal”.
Pasalnya, ungkap Husni, di Kota Medan ada pemilik SPBU swasta yang memiliki bus dan truk, namun masyarakat umum tidak diperbolehkan mengisi BBM.
Baca Juga : Bahlil Soroti Perkembangan BBM Global, Tegaskan Pentingnya Antisipasi Dalam Negeri
“Apa tindakan Pertamina terhadap SPBU nakal yang notabenya tidak melayani umum. Dan dia bisa mengisi Solar untuk suatu kendaraan yang ia miliki secara pribadi mungkin tanpa batas,” tegasnya.
Baca Juga : DPR Desak Perbaikan Transportasi Umum Usai Kenaikan BBM Non-Subsidi
(cw1/nusantaraterkini.co)
