Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Pemilihan menu makanan yang aman bagi lambung penting untuk menjaga kondisi fisik jemaah haji selama masa penerbangan dan ibadah. Salah satunya menu rendang, yang diganti dengan ayam dan ikan.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan sekaligus Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Trisnawarman. Menurutnya, konsumsi makanan pedas, asam, serta minuman bersoda perlu dihindari.
Baca Juga : Sempat Tertahan 5 Jam di Imigrasi Madinah, Dua Jemaah Haji Remaja Asal Kalteng Akhirnya Bisa Masuk
“Jangan yang asam, terlalu asam, terlalu pedas, yang minuman bersoda seperti Coca-Cola dan sebagainya itu tidak kita anjurkan. Tadi sudah beberapa kami sebutkan, ada yang baik walaupun ada cabai tapi tidak pedas, itu boleh. Tapi makanan seperti rendang tadi kan pedas, itu tidak kita anjurkan,” ujar Trisnawarman usai melakukan pengecekan menu makanan untuk jemaah haji Sumsel di Asrama Haji pada, Jumat (17/4/2026).
Selain makanan, pihak kesehatan juga membatasi konsumsi kopi dan lebih menyarankan jemaah untuk mengonsumsi susu, teh, atau air putih selama pelaksanaan ibadah.
Baca Juga : Menteri Haji Minta Pj Sekda Sumut Pangkas Birokrasi di Embarkasi Medan
Terkait kesiapan kesehatan fisik, PPIH telah melakukan pembinaan sejak dini melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Jemaah haji diedukasi untuk membatasi aktivitas fisik yang berlebihan, menjaga pola tidur, serta disiplin dalam mengonsumsi obat-obatan pribadi agar kondisi tubuh tetap prima saat keberangkatan.
Baca Juga : 444 Jemaah Haji Kloter 13 Embarkasi Palembang Bertolak ke Tanah Suci
“Kita mengajukan promosi preventif edukatif kepada jemaah haji untuk mengutamakan aktivitas fisik yang dibatasi sebelum keberangkatan, jangan kurang tidur, makan dijaga, dan menjaga penyakit. Mereka harus tetap makan obat dan memperhatikan istirahat,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Jemaah Haji Muda Asal Sumut Ini Rela Latihan Jalan Kaki Bertahun-tahun Demi Berangkat ke Tanah Suci
