Nusantaraterkini.co, MEDAN - Khairullah ST yang karib disapa Acung sukses membudidayakan Jamur Tiram.
Acung memulai budidaya Jamur Tiram sejak tahun 2012 di Gang Dara 2, Lingkungan IX, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.
Acung mengaku memilih budidaya Jamur Tiram, lantaran prediksinya di kemudian hari akan banyak masyarakat Kota Medan mencari makanan enak juga sehat.
Baca Juga : Resep dan Cara Membuat Cromboloni Onigiri, Camilan Mewah ala Cafe yang Bisa Hasilkan Cuan
"Sehingga Jamur Tiram sangat tepat menjadi pilihan makanan sehat," ucap Acung kepada Nusantaraterkini.co, Rabu (15/5/2024).
Selain sehat, lanjut Acung, Jamur Tiram juga bisa diolah menjadi beragam masakan. Misalnya menjadi pepes jamur, sop jamur, jamur krispy, tahu balik jamur dan beragam makanan olahan lainnya.
"Yang terpenting jalani apa yang kita suka dengan fokus. Jangan sekadar ikut-ikutan," ucapnya memberikan motivasi khusus bagi pemula budidaya Jamur Tiram.
Baca Juga : Resep dan Cara Membuat Nasi Uduk Hijau, Sajian Sederhana yang Nikmat Disajikan di Hari Natal
Saat ini, kebanyakan Jamur Tiram sudah dibudidayakan secara komersil oleh masyarakat, petani maupun pengusaha, baik skala kecil maupun besar.
Secara teknis, budidaya Jamur Tiram untuk penyediaan bibit maupun media tanam tidak sulit, karena kini cukup banyak produsen yang menyediakannya.
Akan tetapi, yang menjadi tantangan adalah bagaimana proses budidaya Jamur Tiram agar mencapai kesuksesan.
Baca Juga : Resep dan Cara Membuat Peanut Butter Nastar, Cocok Dijadikan Teman Ngeteh di Hari Imlek
Nah, bagi pemula, kamu harus tahu tips sukses budidaya Jamur Tiram.
Pertama, tidak boleh terkena sinar matahari langsung. Ruang untuk pertumbuhan jamur tiram harus dikondisikan dengan pemenuhan fungsinya agar tidak terkena sinar ultra violet secara langsung, atau harus berada pada kondisi memiliki peneduh. Dengan demikian, ruangan harus beratap dan berdinding baik.
Kemudian, tidak boleh terkena air hujan langsung. Hal ini untuk menghindari kadar asam pada air hujan agar tidak terkena langsung ke Jamur Tiram. Kandungan asam pada air hujan akan berakibat pada percepatan pembusukan pada tubuh buah jamur. Akhirnya, jamur akan terlalu cepat menguning dan membusuk.
Baca Juga : Resep dan Cara Membuat Kulit Ayam Cabe Garam, Camilan Keluarga Lezat dan Praktis di Akhir Pekan
Selanjutnya, pengondisian ruang tumbuh Jamur Tiram juga diupayakan dalam keadaan selalu lembab.
Terakhir, harus ada sikurlasi udara yang baik. Sirkulasi udara juga sangat dibutuhkan pada ruang penumbuhan Jamur Tiram. Hal ini bisa dilakukan jika dindingnya memiliki prasarana ventilasi udara, jendela, maupun dinding yang memiliki rongga, misalnya paranet. (cw3/nusantaraterkini.co)
