Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dalam Semalam, Gempa Beruntun Guncang Samosir hingga 52 Kali

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Ari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Titik gempa bumi guncang Samosir sebanyak 52 kali. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN -  Dalam semalam terhitung sejak Sabtu (22/6/2024) tengah malam hingga Minggu (23/6/2024) pagi, gempa bumi beruntun mengguncang Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) WIlayah I Medan mencatat gempa bumi di Samosir terjadi sebanyak 52 kali. 

Baca Juga : Gunung Sorik Marapi Waspada, Warga Dilarang Mendekat Radius 1,5 Kilometer

Gempa mulai terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB hingga Minggu pagi pukul 08.00 WIB.

Baca Juga : Pascagempa M 7,6, DPR Minta Warga Pesisir Waspada Potensi Tsunami dan Gempa Susulan

"Telah terjadi gempa bumi sebanyak 51 kali dengan kekuatan bervariasi antara Magnitude 1.6 - 3.9, update data sampai dengan hari Minggu, 23 Juni 2024 pukul 08.00 WIB," ujar Kepala BMKG Medan Hendro Nugroho.

Ia mengatakan dari 52 gempa, getaran gempa dirasakan sebanyak 2 kali oleh masyarakat di daerah Pangururan-Samosir dengan skala intensitas III MMI.

Baca Juga : Antisipasi El Nino, Firman Soebagyo Dorong Pengembangan Padi Gogo

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," ujar Hendro.

Baca Juga : Mitigasi El Nino 2026: BMKG dan Kemenhut Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla ​

Lebih lanjut BMKG Medan menyampaikan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Renun.

"Aktivitas kegempaan di Samosir seperti ini bukan kejadian pertama kali, sebelumnya pernah juga cukup aktif di Samosir. Hal ini disebabkan adanya keberadaan sesar aktif di daerah ini. Untuk saat ini BMKG masih terus memantau untuk analisa lebih lanjut," lanjutnya.

Baca Juga : Sebanyak 360 Ribu Wisatawan Padati Destinasi di Sumut Saat Lebaran

"BMKG Medan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," pungkasnya.

Baca Juga : Kejati Sumut Tahan GM PT Yodya Karya Terkait Korupsi KSPN Danau Toba Senilai Rp13 Miliar

(Cw5/nusantaraterkini.co)