Nusantaraterkini.co, MEDAN - Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) merawat seorang pasien tanpa identitas dan tanpa keluarga.
Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki ini diduga sebagai korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di kawasan Delitua, sesuai dengan keterangan petugas kepolisian yang mengantarkannya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Baca Juga : 127 Orang Manfaatkan UHC Prioritas di RSU Haji Medan
Manajer Hukum dan Humas RSUP HAM, Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan, hingga saat ini, RS vertikal Kemenkes ini sudah melakukan penanganan medis dan perawatan terhadap pasien.
Baca Juga : Mayat MrX Ditemukan Mengapung di Sungai: Tubuh Penuh Tato
Pasien yang diperkirakan berusia 50 tahun itu masuk ke IGD RSUP HAM, sejak Senin (6/5/2024) dini hari.
“Menurut informasi yang didapatkan perawat kami, pasien diantar oleh polisi dengan keluhan penurunan kesadaran. Berdasarkan keterangan polisi, pasien sedang menyeberang jalan dan kemudian ditabrak truk sekitar satu jam sebelumnya,” katanya, Rabu (8/5/2024).
Baca Juga : Dua Jenazah Pasien Tanpa Identitas dan Keluarga Dirawat di RS Adam Malik
Rosario menjelaskan, tim dokter yang menangani pasien kemudian melakukan sejumlah pemeriksaan, di antaranya MSCT Scan pada bagian kepala, rontgen thorax di bagian dada, serta pemeriksaan laboratorium lengkap.
Baca Juga : RS Adam Malik Hadirkan Teknologi TMS untuk Pemulihan Pasien Neurologi dan Psikiatri
Pasien diketahui mengalami penurunan kesadaran yang disebabkan oleh cedera otak akibat benturan benda tumpul pada kepala, hingga menyebabkan terjadinya luka robek. Sampai saat ini, pasien masih dalam perawatan intensif di ruangan ICU IGD RSUP HAM.
“Kami tetap merawat pasien ini meskipun tidak punya KTP, tidak ada jaminan kesehatan, dan juga tidak ada keluarga. Tapi, kami berharap ada keluarga pasien yang bisa segera datang ke rumah sakit untuk mendampingi pasien," ungkapnya.
Baca Juga : RS Adam Malik Jalani Visitasi dari WSO untuk Peningkatan Layanan Stroke Berstandar Internasional
"Karena kondisinya saat ini masih harus mendapatkan perawatan intensif, di mana akan dilakukan sejumlah tindakan medis lanjutan yang memerlukan persetujuan keluarga pasien,” jelasnya.
Oleh karena itu, lanjut Rosario, pihaknya berharap ada keluarga pasien yang mengetahui informasi ini ataupun ada masyarakat yang mengenal pasien juga bisa memberitahukan kepada keluarga yang bersangkutan.
Ditambahkan Rosario, pasien ini memiliki ciri kulit warna sawo matang dengan tinggi badan sekitar 160 meter, serta rambut lurus pendek dan sedikit beruban. Berdasarkan informasi dari petugas kepolisian, pasien ditemukan di kawasan bendungan irigasi Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang.
Kemudian saat diantarkan ke IGD RSUP HAM, pasien mengenakan baju batik warna coklat gelap dengan celana jeans warna biru.
“Pihak keluarga ataupun masyarakat yang mengenal pasien dapat menghubungi Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik melalui nomor telepon 061-8363000 atau datang langsung ke RS. Kami berharap ada keluarga yang bisa segera mendampingi pasien dalam perawatan di sini,” pungkasnya.
(zie/nusantaraterkini.co)
