Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dinas Kominfo Validasi 600 Data Statistik Sektoral Provinsi Sumut Tahun 2024

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Validasi Data Statistik Sektoral Provinsi Sumut tahun 2024 di Pancur Gading Hotel & Ressort Delitua Deliserdang, Rabu (4/12/2024). (Foto: Dok. Info Sumut)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyelenggarakan validasi data statistik sektoral tahun 2024. 

Sejumlah 600 data yang telah dikumpulkan para produsen data, dipastikan telah dapat dipertanggungjawabkan dan dibagi-pakaikan. 

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumut Ilyas Sitorus yang diwakili Sekretaris Dinas Achmad Yazid Matondang mengatakan, validasi data ini adalah amanat bagi walidata daerah dalam proses pengumpulan data dan pemeriksaan data. 

Baca Juga : Ketimpangan Gender di Sumut Masih Jadi Tantangan, Kadis P3AKB Soroti Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan

"Di samping pengumpulan data dan pemanfaatan data, perlu dipahami bahwa menjaga kualitas data sektoral merupakan hal yang tidak kalah penting," ucapnya, saat membuka acara Validasi Data Statistik Sektoral Provinsi Sumut tahun 2024 di Pancur Gading Hotel & Ressort Delitua Deliserdang, Rabu (4/12/2024). 

Validasi data yang diselenggarakan juga diisi dengan penyampaian materi oleh perwakilan Bappelitbang Sumut sebagai koordinator Forum Satu Data Indonesia Provinsi Sumut, perwakilan BPS sebagai Pembina Satu Data Provinsi Sumut, dan Diskominfo Sumut sebagai walidata daerah yang diwakili oleh Kabid Statistik Sektoral Porman Mahulae. 

Dalam laporannya yang mengevaluasi progres pengumpulan data disepanjang tahun 2024, Kabid Statistik sektoral Diskominfo Sumut Porman Mahulae mengatakan perlu dirumuskan langkah langkah perbaikan dan pengembangan yang dapat mendorong kinerja urusan Statistik Sektoral di Provinsi Sumut. 

Baca Juga : Medan Juara Umum STQH Ke XIX Provinsi Sumut

Di antaranya masalah penetapan daftar data yang perlu disepakati bersama, hingga proses bisnis penyelenggaraan satu data Indonesia dari hulu ke hilir. 

(fer/nusantaraterkini.co)