nusantaraterkini.co, JAKARTA – Menanggapi temuan BPOM dan BPJPH terkait sembilan produk makanan mengandung unsur babi, tujuh di antaranya bersertifikat halal.
Wakil ketua komite III DPD Dailami Firdaus menyatakan keprihatinan mendalam dan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem jaminan halal nasional.
Menurutnya, insiden ini merupakan alarm keras atas lemahnya pengawasan dalam proses sertifikasi dan distribusi produk halal.
Baca Juga : MK Siapkan Tukang Pijat untuk Hakim Selama Sengketa Pileg 2024
“Sertifikat halal seharusnya menjamin rasa aman bagi konsumen Muslim. Jika sampai mengandung unsur haram, ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik,” tegas Dailami, Selasa (22/4/2025).
Ia mendesak agar BPJPH memperketat akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), serta membuka hasil investigasi secara transparan.
“Kita butuh ketegasan hukum dan keterbukaan agar kasus serupa tak terulang,” tambahnya.
Baca Juga : Pastikan Libur Nataru Aman, Kapolri Tinjau Taman Safari Solo, Cek Kesiapan dan Pengamanan
Dailami juga mendorong keterlibatan lebih aktif dari masyarakat dan ormas Islam dalam pengawasan independen atas produk halal yang beredar.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Bakamla RI dan Indian Coast Guard Gelar Passing Exercise di Laut Jawa
