Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Eksekusi Mall Centre Point Ditunda Jumat 26 Juli, Bobby Nasution: Kita Beri Waktu Pengosongan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Ari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Mall Centre Point di Jalan Jawa Medan diminta untuk dikosongkan sebelum dieksekusi. (Ari/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Eksekusi Mall Centre Point di Jalan Jawa Medan yang rencananya berlangsung Senin (22/7/2024) siang ini, batal dilakukan.

Walikota Medan Bobby Nasution meminta agar pihak pengelola Mall Centre Point untuk terlebih dahulu mengosongkan mall. 

Baca Juga : Surat Soal Sekolah Rakyat tak Direspons, Ini Kata Guru Mis Tahfidzul Quran Darun Najah

"Per hari ini, per siang ini kita menyurati Centre Point, kita berikan waktu 1 minggu mulai dari tanggal 19 untuk diberlakukan pengosongan," ujar Bobby Nasution di Pemko Medan.

Baca Juga : Garuda Muda Siap Tempur, Inilah Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di ASEAN U-19 Bank SUMUT Championship 2026

Ia mengatakan apabila melakukan pembongkaran masih ada tenant yang berjualan, hal tersebut akan memberikan dampak yang kurang baik bagi para tenant 

"Jadi kami beri waktu sampai hari Jumat ini kita berikan waktu pengosongan tenant-tenant. Agar bisa kita lakukan eksekusi di hari Jumat (26/7/2024)," kata Bobby.

Baca Juga : Pemko akan Cabut Segel Mall Centre Point, Sudah Terima BPHTB Rp 107 Miliar dari PT KAI, juga kerena Hal Ini

Meski demikian, Bobby mengatakan bila pihak Mall Centre Point ada itikad baik membayar tunggakan pajak sebesar Rp 120 miliar, Pemko Medan akan menyambutnya dengan baik.

Baca Juga : AHY Serahkan Sertifikat Tanah Mall Centre Point yang Disegel Bobby ke PT KAI

"Apabila dalam masa pengosongan memang masih ada niat baik dari Centre Point ini akan kami terima dengan baik juga," pungkasnya.

Amatan di lokasi Centre Point terlihat petugas gabungan sudah ramai bersiaga untuk melakukan eksekusi. Di depan mal juga terlihat spanduk pemberitahuan yang menyebutkan bangunan Centre Point diminta untuk ditutup dan dikosongkan.

Baca Juga : Eks Menteri Pertanian China Divonis Mati karena Kasus Suap Ratusan Miliar

(Cw5/Nusantaraterkini.co)