Nusantaraterkini.co, MADINAH - Ribuan jemaah haji Indonesia gelombang pertama sudah tiba Madinah Arab Saudi.
Selama berada di Tanah Suci, jemaah diminta untuk membatasi pergerakan dan mengurangi aktivitas yang tidak perlu demi menjaga kondisi kesehatan.
Baca Juga : 444 Jemaah Haji Kloter 13 Embarkasi Palembang Bertolak ke Tanah Suci
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B Ambary, menyampaikan, sebagian besar jemaah haji Indonesia merupakan lanjut usia. Karena itu, ia mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri dalam beribadah apabila kondisi tubuh sedang tidak fit.
Baca Juga : Jemaah Haji Muda Asal Sumut Ini Rela Latihan Jalan Kaki Bertahun-tahun Demi Berangkat ke Tanah Suci
“Jemaah diharapkan selalu menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri, mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang,” ujarnya, dikutip dari Kemenhaj, Jumat (24/4/2026).
Ia menambahkan, kondisi fisik yang prima sangat diperlukan agar jemaah dapat menjalani puncak ibadah haji pada Mei mendatang dengan baik.
Baca Juga : Update Haji 2026: Kloter 1 Yogyakarta Awali Kedatangan Jemaah Indonesia di Makkah
Pada hari pertama kedatangan, hampir 6.000 jemaah haji Indonesia dijadwalkan mendarat melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah. Berdasarkan data, sebanyak 5.997 jemaah yang tergabung dalam 15 kelompok terbang (kloter) tiba secara bertahap hingga pukul 22.55 waktu Arab Saudi.
Baca Juga : Bus Jemaah Haji Kecelakaan di Madinah, Kemenhaj Pastikan Korban Luka Tertangani Medis
Jemaah tersebut berasal dari berbagai embarkasi di Indonesia, di antaranya Yogyakarta, Jakarta, Medan, Lombok, Solo, dan Makassar.
Sementara itu, Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman, juga mengimbau jemaah untuk mewaspadai perubahan cuaca di Madinah dengan menggunakan alat pelindung diri.
Baca Juga : Sempat Tertahan 5 Jam di Imigrasi Madinah, Dua Jemaah Haji Remaja Asal Kalteng Akhirnya Bisa Masuk
“Jemaah diimbau menggunakan payung, kacamata, masker, serta alas kaki yang nyaman. Selain itu, penting untuk rutin minum air, sekitar dua hingga tiga teguk setiap 20–30 menit,” katanya, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga : Hari ke-8 Operasional Haji 2026: 40.796 Jemaah Diberangkatkan, 2 Orang Wafat
Ia juga menyarankan penggunaan tabir surya (sunscreen) dan pelembap bibir guna menjaga kondisi tubuh dari paparan cuaca panas.
Di sisi lain, kebahagiaan turut dirasakan oleh jemaah dari lima kloter pertama yang mendapatkan fasilitas hotel dengan jarak sangat dekat ke Masjid Nabawi. Jarak penginapan ke masjid hanya sekitar 50 meter, memudahkan jemaah—terutama lansia dan penyandang disabilitas—untuk beribadah dan berziarah, termasuk ke Raudhah.
Lebih dari 2.500 jemaah disebut mendapatkan fasilitas hotel yang berdekatan dengan pintu 330 Masjid Nabawi, sehingga akses menuju area ibadah menjadi lebih mudah.
Selain itu, pelayanan haji tahun ini juga mengalami perubahan, salah satunya terkait kartu Nusuk. Jika sebelumnya dibagikan di Arab Saudi, kini kartu tersebut telah diberikan sejak di Tanah Air. Setibanya di hotel, pihak syarikah hanya memberikan sosialisasi terkait penggunaan kartu tersebut.
(zie/nusantaraterkini.co)
