Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Nias Barat Dini Hari, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gempa Nias Barat, Kamis (27/11/2025).(foto:BMKG)

Nusantaraterkini.co,NIAS BARAT – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 5,1 mengguncang wilayah Nias Barat, Sumatera Utara, pada dini hari, Kamis (27/11/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa guncangan yang terjadi di kedalaman dangkal ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

​Peristiwa gempa tercatat terjadi tepat pada pukul 02:54:23 WIB. Berdasarkan data BMKG Wilayah I Sumut, episentrum gempa terletak di koordinat 0,79 Lintang Utara dan 96,80 Bujur Timur, atau sekitar 75 kilometer di sebelah barat daya Nias Barat, Sumatera Utara. Hiposentrum gempa tercatat sangat dangkal, yaitu pada kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga : Dini Hari, Kabupaten Bener Meriah Aceh Diguncang Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 4.7, Ini Penjelasan BMKG
​Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Mekanisme sumber gempa mengindikasikan adanya pergerakan naik atau thrust fault, yang lazim terjadi di zona subduksi sisi barat Sumatra.

​Meski demikian, hasil pemodelan tsunami dari BMKG menegaskan bahwa guncangan ini tidak memiliki potensi untuk membangkitkan gelombang tsunami. Berdasarkan laporan intensitas getaran yang diterima, gempa dirasakan di sejumlah wilayah seperti Nias Utara, Nias Barat, dan sekitarnya.

Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga : Guncangan Kuat Magnitudo 5,7 di Bangladesh Tewaskan Tiga Orang, Dhaka Alami Kerusakan ​

Masyarakat di sekitar Kepulauan Nias diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa dan tsunami. BMKG menyarankan agar masyarakat selalu memantau informasi resmi dan terkini hanya melalui kanal-kanal informasi BMKG.

(*/Nusantaraterkini.co)